Pasar bunga terkemuka di Asia bidik keuntungan dari “perekonomian kaum hawa”

Para pekerja mengemas bunga di Pasar Bunga Dounan Kunming di Provinsi Yunnan, China barat daya, pada 31 Januari 2023. (Xinhua/Chen Xinbo)

Pasar Bunga Dounan di Kota Kunming, Provinsi Yunnan, China barat daya, merupakan barometer kinerja pasar bunga China yang andal, dengan nilai perdagangan tahunan mencapai 11 miliar yuan.

 

Kunming, China (Xinhua) – Menjelang Hari Perempuan Internasional, pembelian bunga membeludak di Pasar Bunga Dounan yang ramai di Kota Kunming, Provinsi Yunnan, China barat daya, berkat ‘perekonomian kaum hawa’ yang sedang booming.

Berdasarkan kemajuan bersejarah China dalam mempromosikan kesetaraan gender dan pembangunan secara menyeluruh untuk perempuan, kekuatan konsumen wanita yang meningkat telah menarik perhatian berbagai sektor secara besar-besaran, termasuk industri bunga.

Sebagai pasar perdagangan bunga potong segar terbesar di Asia dengan volume perdagangan tahunan mencapai 11 miliar yuan, Pasar Bunga Dounan dianggap sebagai barometer kinerja pasar bunga China yang andal.

Guna meraup keuntungan dari pesta belanja di kategori bertarget konsumen wanita ini, pasar bunga tersebut telah memasuki periode persiapan pada 22 Februari, dengan peningkatan stok yang stabil dan kontinu.

Selama periode tersebut, harga rata-rata tertinggi untuk kategori bunga-bunga utama dalam satu hari di pasar itu adalah 4,54 yuan per unit, naik 26 persen secara tahunan (year on year/yoy). Sementara itu, jumlah pembeli dan penjual yang terdaftar di pasar tersebut meningkat masing-masing 16 persen dan 5 persen (yoy).

Menurut Li Zhijun dari Pusat Perdagangan Lelang Flora Internasional Kunming, indeks perdagangan bunga melampaui angka 1.000 poin selama dua hari beruntun pada pekan lalu, membukukan rekor perdagangan baru-baru ini.

“Rentang usia dan cakupan kelompok konsumen untuk momen kemeriahan berbelanja bunga tersebut sangat luas, dengan jenis bunga yang populer semakin beragam. Selain itu, dengan banyaknya bunga musim semi musiman, konsumen mempunyai lebih banyak pilihan,” ujar Li kepada Xinhua.

Antara 1 Januari hingga Senin (6/3), pusat perdagangan itu telah membukukan volume perdagangan sebesar hampir 200 juta, dengan peningkatan secara tahunan (yoy) mendekati 10 persen.

Pasar konsumsi bunga secara bertahap pulih pada tahun ini, dan diversifikasi saluran penjualan serta sistem logistik yang mudah telah berkontribusi pada peningkatan volume penjualan yang signifikan, imbuh Li.

*1 yuan = 2.217 rupiah

Laporan: Redaksi

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan