
Pangkalan Udara Yordania tampung lebih banyak militer AS

Sebuah jet tempur F-35 melakukan atraksi dalam ajang tahunan Wings Over Houston Airshow di Bandara Ellington, Negara Bagian Texas, Amerika Serikat, pada 19 Oktober 2019. (Xinhua/Song Qiong)
Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania menjadi basis lebih dari 60 jet tempur AS, termasuk jet tempur siluman F-35, serta sistem pertahanan udara.
Amman, Yordania (Xinhua/Indonesia Window) – Amerika Serikat (AS) baru-baru ini mengerahkan sejumlah besar jet tempur dan pesawat angkut ke Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania, menandai peningkatan yang mencolok dibandingkan dengan tingkat pengerahan biasanya di pangkalan udara tersebut, demikian dilaporkan media setempat pada Sabtu (21/2).
Pengerahan itu dilakukan sesuai dengan perjanjian pertahanan yang ditandatangani antara Yordania dan AS di Amman pada 2021, lapor Roya News, mengutip sejumlah pejabat Yordania yang tidak disebutkan namanya.
Para pejabat tersebut menyatakan harapan bahwa negosiasi yang sedang berlangsung antara AS dan Iran akan menghasilkan sebuah kesepakatan dan membantu mencegah pecahnya perang di kawasan itu.
Secara terpisah, The New York Times (NYT) baru-baru ini melaporkan bahwa citra satelit yang ditangkap pada 20 Februari menunjukkan AS telah mengerahkan lebih dari 60 jet tempur di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti, sekitar tiga kali lipat dari jumlah yang biasanya ditempatkan di fasilitas tersebut.
Laporan NYT itu menambahkan bahwa citra satelit menunjukkan kehadiran model-model pesawat yang lebih canggih daripada yang sebelumnya teramati di pangkalan udara tersebut, termasuk jet tempur siluman F-35. Selain itu, sistem pertahanan udara baru dipasang.
Data pelacakan penerbangan juga menunjukkan bahwa setidaknya 68 pesawat angkut telah mendarat di pangkalan udara itu dalam sepekan terakhir, lapor NYT.
Terletak sekitar 100 km sebelah timur laut Amman, ibu kota Yordania, Muwaffaq Salti dianggap sebagai salah satu pangkalan militer utama AS di Timur Tengah.
Perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington, dan menyusul dua putaran perundingan nuklir tak langsung antara kedua belah pihak pada bulan ini, dengan putaran pertama di Muscat pada 6 Februari dan putaran kedua di Jenewa pada 17 Februari.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Analisis Berita: Ketegangan meningkat di Gaza usai Israel lancarkan serangan ke Rafah
Indonesia
•
14 Feb 2024

UE beri Meta waktu 4 bulan untuk pastikan WhatsApp patuhi UU Digital
Indonesia
•
27 Jan 2026

COVID-19 – AS mulai vaksinasi anak pekan depan
Indonesia
•
03 Nov 2021

Majelis Umum PBB serukan pendudukan Israel di Palestina diakhiri dalam 1 tahun
Indonesia
•
20 Sep 2024


Berita Terbaru

Houthi klaim targetkan tiga kapal tanker Arab Saudi dalam 48 Jam, ketegangan Laut Merah memanas
Indonesia
•
27 Jul 2026

Otoritas Gaza: Dua pejabat keamanan Hamas tewas akibat serangan udara Israel
Indonesia
•
27 Jul 2026

Empat tentara AS tewas, data Pentagon gambarkan meningkatnya dampak konflik dengan Iran
Indonesia
•
27 Jul 2026

Prancis dilanda karhutla terburuk 2026, hampir 100.000 hektare lahan hangus
Indonesia
•
26 Jul 2026
