
PM China-Pakistan gelar pembicaraan via sambungan telepon

Long Chunjiu (kiri), Kepala Ilmuwan Longping South Asia Seed Research and Development Ltd, dan manajer riset Wasim Waheed bekerja di sebuah sawah di Lahore, Provinsi Punjab, Pakistan, pada 10 Juli 2019. (Xinhua/Jiang Chao)
Persahabatan China dan Pakistan telah bertahan melewati berbagai ujian perubahan internasional dan tumbuh makin kuat dari waktu ke waktu, dengan China senantiasa menempatkan hubungan dengan Pakistan sebagai prioritas dalam diplomasi dengan negara tetangganya, dan akan terus mendukung Pakistan dalam menjaga kemerdekaan dan kedaulatan nasional.
Beijing, CHina (Xinhua) – Perdana Menteri (PM) China Li Keqiang pada Kamis (5/1) menggelar pembicaraan via sambungan telepon dengan PM Pakistan Shahbaz Sharif atas permintaan PM Pakistan.Kedua pemimpin pertama-tama saling bertukar ucapan selamat Tahun Baru. Menekankan bahwa persahabatan China-Pakistan telah bertahan melewati berbagai ujian perubahan internasional dan tumbuh makin kuat dari waktu ke waktu, Li mengatakan China senantiasa menempatkan hubungan dengan Pakistan sebagai prioritas dalam diplomasi dengan negara tetangganya, dan akan terus mendukung Pakistan dalam menjaga kemerdekaan dan kedaulatan nasional, integritas wilayah, hak dan kepentingan yang sah, serta dalam menjaga persatuan, stabilitas nasional, dan mewujudkan pembangunan dan revitalisasi.Kunjungan sukses Sharif ke China belum lama ini telah sangat mendorong pengembangan hubungan bilateral, ujar Li, seraya menambahkan bahwa China siap untuk mengintensifkan pertukaran tingkat tinggi dengan Pakistan, mendorong kerja sama praktis di berbagai bidang utama, dan mendorong pengembangan hubungan China-Pakistan yang lebih besar.Li menyebutkan bahwa situasi ekonomi dunia saat ini kompleks, ditandai dengan inflasi yang melonjak, pertumbuhan yang rendah, kebijakan moneter yang ketat, dan utang yang tinggi.Semua negara harus bersama-sama mempromosikan keterbukaan bersama, memperkuat koordinasi kebijakan ekonomi makro dan keuangan, serta berusaha mendorong pemulihan dan pertumbuhan ekonomi dunia, kata sang PM.China selalu mendukung Pakistan dalam mengembangkan ekonominya dan meningkatkan mata pencaharian masyarakat, serta bersedia bekerja sama dengan Pakistan untuk menjaga perdamaian, stabilitas, dan pembangunan regional, kata Li, seraya menambahkan bahwa diharapkan Pakistan akan terus melakukan yang terbaik untuk memastikan keamanan personel dan institusi China di Pakistan.
Upacara serah terima batch vaksin COVID-19 yang disumbangkan oleh China diadakan di Pangkalan Udara Noor Khan dekat Islamabad, Pakistan, pada 1 Februari 2021. (Xinhua/Liu Tian)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Trump kecam Eropa dan NATO di Davos, tekankan kembali upayanya untuk akuisisi Greenland
Indonesia
•
22 Jan 2026

Partai politik non-CPC puji respons COVID-19 China
Indonesia
•
06 Mar 2023

Fokus Berita – Teheran kukuh pertahankan garis merah untuk pembicaraan putaran kedua dengan AS di Jenewa
Indonesia
•
16 Feb 2026

Dubes Saudi: Visi 2030 tak ubah wajah Islam
Indonesia
•
07 Nov 2019


Berita Terbaru

Irak bersiap akhiri kehadiran militer asing, 30 September jadi tenggat tegas
Indonesia
•
13 Aug 2026

Wabah Ebola di RD Kongo jadi terbesar kedua dalam sejarah, 2.061 orang meninggal
Indonesia
•
13 Aug 2026

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026
