
Menilik gambaran umum gelaran CICPE ketiga mendatang di Hainan, China

Foto yang diabadikan pada 30 Juli 2022 ini menunjukkan tampilan eksterior venue Pameran Produk Konsumen Internasional China (China International Consumer Products Expo/CICPE) kedua di Haikou, Provinsi Hainan, China selatan. (Xinhua/Guo Cheng)
Pameran Produk Konsumen Internasional China (China International Consumer Products Expo/CICPE) ketiga akan diselenggarakan pada 10-15 April di Haikou, ibu kota provinsi pulau tropis Hainan, dengan lebih dari 3.100 merek dari 65 negara dan kawasan akan hadir dalam ajang tersebut, termasuk 147 merek dari Italia, yang merupakan negara tamu kehormatan.
Beijing, China (Xinhua) – Pameran Produk Konsumen Internasional China (China International Consumer Products Expo/CICPE) ketiga akan berperan sebagai sebuah platform pameran dan perdagangan untuk produk-produk konsumen berkualitas tinggi secara global serta menyuntikkan dorongan ke dalam pemulihan ekonomi dunia, seperti disampaikan Kementerian Perdagangan China pada Senin (3/4).Pameran yang akan diselenggarakan pada 10-15 April di Haikou, ibu kota provinsi pulau tropis Hainan, China selatan, itu merupakan bagian dari kampanye pihak kementerian untuk mendongkrak konsumsi pada tahun ini, kata Wakil Menteri Perdagangan China Sheng Qiuping dalam konferensi pers.Dengan area ekshibisi yang lebih besar serta lebih banyak peserta pameran dan pembeli yang berpartisipasi, pameran tersebut diperkirakan akan mengoptimalkan pasokan konsumsi dan meningkatkan kepercayaan diri konsumen, memperkenalkan lingkungan bisnis dan peluang kerja sama Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan, membantu memajukan keterbukaan berstandar tinggi, serta berbagi peluang pasar China yang sangat luas kepada dunia, ujar Sheng.Gambaran umum mengenai apa yang patut dinantikan dari gelaran pameran edisi tahun ini disampaikan dalam konferensi pers itu.Skala yang lebih besar
Area eksibisi pameran tersebut akan mencapai 120.000 meter persegi, bertambah 20 persen dibandingkan area pada tahun lalu.Seksi area pameran internasional akan mencapai 80.000 meter persegi.Lebih dari 3.100 merek dari 65 negara dan kawasan akan hadir dalam pameran tersebut, termasuk 147 merek dari Italia, yang merupakan negara tamu kehormatan.Lebih dari 300 merek akan meluncurkan 1.000 lebih produk baru.Lebih dari 100 acara akan diselenggarakan, seperti forum, promosi, dan sesi pencocokan (matchmaking). Selain itu, lebih dari 60 laporan, termasuk laporan tentang wawasan konsumen dan tren konsumsi, akan dirilis.Guna mencocokkan pameran tersebut dengan pembelian, pihak penyelenggara merilis daftar peserta pameran dan terlebih dahulu mengumpulkan kebutuhan pembeli.Sebuah area negosiasi akan didirikan di lokasi pameran itu. Pertemuan pencocokan penawaran dan permintaan lintas perbatasan, pesta resepsi resmi, serta acara promosi produk berkualitas dari seluruh China akan berlangsung.Pameran tersebut mengundang lebih dari 2.000 pembeli mancanegara dari 35 negara dan kawasan.Lebih dari 50.000 pembeli dan pengunjung profesional akan menghadiri pameran itu. Para pembeli berasal dari 10 lebih bidang industri, termasuk pasar swalayan berskala besar, e-commerce, dan bebas pajak.Mereka dapat memilih berbagai macam produk, seperti kapal yacht, mesin pembuat kopi, kursi pijat, buah-buahan, wine dan sebagainya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Afsel jajaki metode baru untuk tingkatkan sistem pembayaran
Indonesia
•
05 Oct 2024

Produktivitas warga AS turun, ancam ekonomi dalam negeri
Indonesia
•
11 Oct 2022

Minyak naik dipicu turunnya stok, AS abaikan kesepakatan produksi OPEC+
Indonesia
•
03 Jun 2022

Harga batu bara acuan Maret 2022 sentuh level 203,69 dolar AS per ton
Indonesia
•
07 Mar 2022


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
