Kanselir Jerman: NATO tak boleh jadi bagian dari konflik Rusia-Ukraina

Kanselir Jerman Olaf Scholz menghadiri sebuah sesi tanya jawab Bundestag (parlemen Jerman) di Berlin, ibu kota Jerman, pada 25 Januari 2023. (Xinhua/Ren Pengfei)
Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau North Atlantic Treaty Organization (NATO) tidak boleh menjadi bagian dalam konflik antara Rusia dan Ukraina meskipun blok ini memberikan bantuan militer kepada Ukraina.
Berlin, Jerman (Xinhua) – Meskipun memberikan bantuan militer ke Ukraina, Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO) tidak boleh menjadi bagian dalam konflik negara itu dengan Rusia, kata Kanselir Jerman Olaf Scholz pada Rabu (8/2).Dalam pidatonya di majelis rendah parlemen Jerman (Bundestag) menjelang pertemuan khusus Dewan Eropa untuk membahas konflik tersebut, Scholz memperingatkan soal "persaingan publik untuk saling mengalahkan satu sama lain dengan cara yang sama seperti tank tempur, kapal selam, pesawat terbang...."Ini akan merusak persatuan Barat, tuturnya.
Sejumlah orang berdiri di dekat sebuah bangunan yang rusak di Kiev, Ukraina, pada 31 Desember 2022. (Xinhua/Roman Petushkov)
Tank Leopard 2 terlihat dalam sebuah demonstrasi latihan di Munster, Jerman, pada 20 Mei 2019. (Xinhua/Shan Yuqi)
Foto yang diabadikan pada 6 April 2022 ini menunjukkan patung dan sejumlah bendera di kantor pusat NATO di Brussel, Belgia. (Xinhua/Zheng Huansong)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Trump desak Israel hentikan pengeboman Gaza setelah Hamas setuju bebaskan sandera
Indonesia
•
05 Oct 2025

Trump dijatuhi denda dalam jumlah besar pada kasus penipuan bisnis
Indonesia
•
17 Feb 2024

NYT: Sekitar 27 ton bahan kimia peledak hilang dalam ekspedisi kereta di AS
Indonesia
•
23 May 2023

Sekjen PBB peringatkan Solusi Dua Negara "hampir capai titik kritis"
Indonesia
•
01 May 2025
Berita Terbaru

Prancis sebut tidak ada mandat bagi Komisi Eropa untuk hadiri pertemuan "Dewan Perdamaian"
Indonesia
•
20 Feb 2026

Berkas Epstein indikasikan potensi kejahatan terhadap kemanusiaan
Indonesia
•
20 Feb 2026

Raja Charles prihatin dengar kabar penangkapan Andrew
Indonesia
•
20 Feb 2026

Norwegia tegaskan kembali penolakannya bergabung dalam Dewan Perdamaian
Indonesia
•
20 Feb 2026
