
Feature – Warga Gaza jalani bulan Ramadhan penuh penderitaan di tengah blokade bantuan oleh Israel

Warga Palestina terlihat di sebuah bangunan sekolah yang rusak di kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza utara pada 8 Maret 2025. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Otoritas Israel memblokir bantuan kemanusiaan ke Gaza, dengan alasan berakhirnya tahap pertama kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas.
Gaza, Palestina (Xinhua/Indonesia Window) – Abdullah al-Ashqar, seorang pekerja konstruksi berusia 45 tahun sekaligus ayah dari lima anak, berdiri di depan rak-rak bahan makanan yang nyaris kosong, dengan harga yang melonjak tinggi tertera pada setiap label. Bagi al-Ashqar, bulan suci Ramadhan telah berubah dari bulan kegembiraan menjadi bulan keputusasaan yang mendalam."Ramadhan dulu berarti kegembiraan bagi kami," kata al-Ashqar. "Kami biasanya berkumpul di sekeliling meja, berbuka puasa bersama, dan aroma roti yang baru matang memenuhi rumah."Pada awal Maret, otoritas Israel memblokir bantuan kemanusiaan ke Gaza, dengan alasan berakhirnya tahap pertama kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas. Langkah ini mengakibatkan penutupan perlintasan perbatasan Kerem Shalom, yang merupakan jalur utama Gaza untuk pasokan makanan, obat-obatan, dan bahan bakar.Blokade itu bertepatan dengan dimulainya bulan Ramadhan bagi lebih dari 2 juta penduduk Gaza, sebuah periode yang biasanya ditandai dengan perayaan bersama masyarakat dan penyegaran spiritual. Sebaliknya, banyak keluarga kini menjalani Ramadhan dengan dapur kosong dan harapan yang memudar.
Orang-orang menunggu untuk menerima bantuan makanan selama bulan suci Ramadan di Gaza City pada 4 Maret 2025. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Seorang pria menjual produk di sebuah pasar menjelang Ramadan di Gaza City pada 28 Februari 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Seorang wanita menyiapkan makanan di dekat rumah mereka yang rusak di Beit Lahia di Jalur Gaza utara pada 3 Maret 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Taipei tujuan liburan terbaik Asia 2020
Indonesia
•
28 Jun 2020

Kota pesisir kuno di Kenya ditambahkan ke dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO
Indonesia
•
29 Jul 2024

Kisah sepasang jagawana penjaga pegunungan dan hutan di Anhui, China timur
Indonesia
•
18 Aug 2023

Promosi Kebijakan Baru Ke Arah Selatan dalam lukisan seniman Taiwan
Indonesia
•
17 Oct 2019


Berita Terbaru

Larangan medsos untuk anak di Australia sukses, pengguna turun 10 persen
Indonesia
•
31 Jul 2026

Kisah – Dua puluh tahun kemudian, akhirnya masuk Universitas Islam Madinah
Indonesia
•
01 Aug 2026

FIFA selidiki dugaan pelanggaran Argentina di Piala Dunia 2026, apa saja tuduhannya?
Indonesia
•
31 Jul 2026

UNESCO tambah 25 Warisan Dunia baru, tiga situs terdampak konflik ditetapkan lewat prosedur darurat
Indonesia
•
29 Jul 2026
