
PM Orban bersumpah akan pertahankan Hongaria dari kendali UE

Foto yang dirilis oleh Kantor Pers Perdana Menteri Hongaria ini menunjukkan Perdana Menteri Viktor Orban berpidato saat hari libur nasional Hongaria di Budapest, Hongaria, pada 15 Maret 2025. (Xinhua/MTI/Vivien Cher Benko)
Orban mengkritik Brussel yang telah melangkahi otoritas negaranya, dan membandingkan tindakan tersebut dengan para penguasa dalam sejarah Hongaria.
Budapest, Hongaria (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri (PM) Hongaria Viktor Orban bersumpah akan mempertahankan kedaulatan Hongaria dan mencegah adanya kendali eksternal, mendeskripsikan Uni Eropa (UE) sebagai sebuah kekaisaran yang berusaha mendominasi, seperti kekuatan asing di masa lalu.Berbicara di hadapan para pendukungnya di Budapest pada hari libur nasional Hongaria, Orban mengkritik Brussel yang telah melangkahi otoritas negaranya, dan membandingkan tindakan tersebut dengan para penguasa dalam sejarah Hongaria. "Selalu ada kekaisaran yang menginginkan kebebasan rakyat Hongaria. Saat ini, mereka adalah Brussel," ungkapnya.
Foto yang diabadikan pada 1 Juli 2024 ini menunjukkan tampilan eksterior kantor perwakilan Komisi Eropa di Budapest, Hongaria. Hongaria mengambil alih kepresidenan bergilir Dewan Uni Eropa (UE) pada Senin (1/7) selama enam bulan, dengan berfokus pada peningkatan daya saing UE. (Xinhua/Attila Volgyi)
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg (kiri) berjabat tangan dengan Perdana Menteri (PM) Hongaria Viktor Orban dalam konferensi pers gabungan di Budapest, Hongaria, pada 12 Juni 2024. Hongaria tidak akan berpartisipasi dalam upaya-upaya NATO di Ukraina, kata Orban pada Rabu (12/6). Pemerintah Hongaria telah menerima jaminan bahwa dalam kasus konflik bersenjata Rusia-Ukraina, Hongaria tidak perlu berpartisipasi dalam aksi militer di luar wilayah NATO, kata Orban dalam konferensi pers gabungan dengan Stoltenberg. (Xinhua/Attila Volgyi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Ekonomi Saudi tumbuh tanpa minyak di tahun 2020
Indonesia
•
27 Jan 2020

Hamas sebut ada sinyal positif untuk negosiasi tahap kedua gencatan senjata Gaza
Indonesia
•
09 Mar 2025

Menkeu AS: Tidak legal bagi AS untuk menyita aset bank sentral Rusia
Indonesia
•
19 May 2022

PM Albanese sebut pengakuan Australia atas Negara Palestina jadi langkah maju bagi perdamaian
Indonesia
•
23 Sep 2025


Berita Terbaru

Kremlin sebut situasi Timur Tengah berkembang sesuai skenario terburuk
Indonesia
•
27 Mar 2026

Hakim AS tangguhkan upaya Pentagon hukum Anthropic yang tolak berikan akses kepada pemerintah
Indonesia
•
27 Mar 2026

Jumlah korban sipil di Iran dan Lebanon kian bertambah
Indonesia
•
27 Mar 2026

Analisis – Pengerahan pasukan darat AS ke Iran dapat rugikan Trump dari segi politik
Indonesia
•
27 Mar 2026
