Pakistan akan luncurkan operasi militer di Balochistan berantas organisasi teroris

Peti mati korban dipindahkan ke sebuah rumah sakit di Quetta, Pakistan barat daya, pada 13 April 2024. (Xinhua/Asad)
Operasi militer yang komprehensif diluncurkan oleh pemerintah Pakistan guna membatasi organisasi-organisasi teroris yang aktif di Provinsi Balochistan, Pakistan barat daya.
Islamabad, Pakistan (Xinhua/Indonesia Window) – Pakistan memutuskan untuk meluncurkan operasi militer yang komprehensif guna membatasi organisasi-organisasi teroris yang aktif di Provinsi Balochistan, Pakistan barat daya, seperti diungkapkan Kantor Perdana Menteri (PM) Pakistan dalam sebuah pernyataan.Sebuah pertemuan Komite Puncak Rencana Aksi Nasional, yang diketuai oleh PM Shehbaz Sharif dan dihadiri oleh para menteri, Kepala Staf Angkatan Darat dan pejabat penting lainnya, diadakan pada Selasa (19/11) malam waktu setempat untuk mengkaji situasi keamanan yang terus berkembang dan meninjau kembali upaya-upaya penanggulangan terorisme yang dilakukan oleh pemerintah, menurut pernyataan tersebut.Para peserta pertemuan itu menyetujui upaya untuk membatasi organisasi teroris yang beroperasi di Balochistan, termasuk Tentara Pembebasan Balochistan (Balochistan Liberation Army), Front Pembebasan Balochistan (Balochistan Liberation Front), dan organisasi payung untuk beberapa kelompok militan Baloch, Baloch Raaji Aajoi Sangar.Disebutkan bahwa kelompok-kelompok teroris tersebut menargetkan warga sipil dan warga negara asing untuk menggagalkan kemajuan ekonomi Pakistan dengan menciptakan ketidakamanan atas perintah dari kekuatan-kekuatan eksternal yang tidak bersahabat, tambah pernyataan itu.Revitalisasi Otoritas Kontraterorisme Nasional Pakistan dan pembentukan Pusat Penilaian Ancaman dan Fusi Intelijen Provinsi dan Nasional juga disepakati, menurut pernyataan tersebut.Selain itu, komite koordinasi distrik juga akan dibentuk di bawah komite puncak provinsi guna memastikan implementasi arahan yang diterima dari pemerintah provinsi dan federal.PM tersebut mengarahkan semua pemangku kepentingan untuk melaksanakan inisiatif-inisiatif yang telah ditetapkan dengan penuh kesungguhan, dan memastikan pelaksanaannya secara tepat waktu.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Sekjen PBB minta AS dan Rusia lanjutkan implementasi perjanjian New START
Indonesia
•
22 Feb 2023

Kanopi jet tempur F-16 Taiwan lepas saat latihan
Indonesia
•
12 Aug 2021

Siapkan rudalnya, Iran bersumpah akan balas AS dan Israel jika diserang
Indonesia
•
05 May 2025

Presiden Abbas: Wilayah Palestina tidak untuk dijual
Indonesia
•
14 Feb 2025
Berita Terbaru

72.000 jiwa warga Palestina tewas sejak agresi militer Israel di Jalur Gaza Oktober 2023
Indonesia
•
08 Feb 2026

Rusia terima Ukraina yang netral dan bersahabat sebagai tetangga di masa depan
Indonesia
•
06 Feb 2026

Trump melunak soal Perjanjian Chagos Inggris usai bicara dengan Starmer
Indonesia
•
07 Feb 2026

Perjanjian pengurangan senjata nuklir Rusia dan AS berakhir, perdamaian dunia terancam
Indonesia
•
06 Feb 2026
