
Nominasi penghargaan Raja Faisal dibuka, sambut nominasi 2025

Sekretariat Jenderal Penghargaan Raja Faisal mengumumkan pada 1 September 2023, dan akan menyambut nominasi penghargaan untuk 2025 dalam lima kategori (Pelayanan Islam, Studi Islam, Bahasa dan Sastra Arab, Kedokteran, dan Sains). (Foto: Istimewa)
Nominasi penghargaan akan berlangsung selama periode tujuh bulan yang dimulai sejak 1 September 2023 dan akan berakhir pada 31 Maret 2024.
Jakarta (Indonesia Window) – Sekretariat Jenderal Penghargaan Raja Faisal mengumumkan pada 1 September 2023, dan akan menyambut nominasi penghargaan untuk tahun 2025 dalam lima kategori, yaitu Pelayanan Islam, Studi Islam, Bahasa dan Sastra Arab, Kedokteran, dan Sains.Sekretaris Jenderal Penghargaan Raja Faisal Dr. Abdulaziz Alsebail menyampaikan bahwa penghargaan ini menandai puncak sejarah panjang penghargaan tersebut selama 47 tahun dalam mengakui dan menghormati pribadi serta organisasi terkemuka yang telah memperkaya umat manusia dengan karya-karya mereka.Dr. Alsebail menambahkan, pokok bahasan kategori hadiah tahun 2025 adalah sebagai berikut: 1. Studi Islam: Studi Arkeologi di Jazirah, 2. Bahasa dan Sastra Arab: “Kajian Identitas dalam Sastra Arab”, 3. Kedokteran: Terapi Seluler, dan 4. Sains: Fisika.Sedangkan penghargaan Pelayanan Islam merupakan penghargaan kehormatan yang dianugerahkan kepada mereka yang niat baiknya sangat melayani Islam, umat Islam, dan kemanusiaan secara keseluruhan.Nominasi penghargaan akan berlangsung selama periode tujuh bulan yang dimulai sejak 1 September 2023 dan akan berakhir pada 31 Maret 2024.Nominasi diterima dari lembaga akademis dan ilmiah, serta pusat penelitian. Nominasi dapat dikirimkan melalui surat pos dan email: nominations@kingfaisalprize.org, atau portal nominasi Penghargaan Raja Faisal:https://www.kingfaisalprize.org/nominations.Rincian lebih lanjut yang relevan dengan Penghargaan Raja Faisal serta peraturan yang mengaturnya dapat ditemukan di: www.kingfaisalprize.org.Sejak 1979, lebih dari 290 ilmuwan dan cendekiawan dari 45 negara telah dianugerahi Penghargaan Raja Faisal. Banyak dari para pemenang tersebut kemudian menerima penghargaan bergengsi global lainnya.Masing-masing pemenang dari lima kategori hadiah tersebut akan mendapat hak paten yang ditulis dalam tulisan kaligrafi Arab di atas kertas mewah, medali emas 24 karat seberat 200 gram, dan uang tunai sebesar 200.000 dolar AS.Dari Indonesia, penghargaan terkait Pelayanan Islam telah dianugerahkan kepada:- Profesor Irwandi Jaswir, dianugerahi Penghargaan Raja Faisal tahun 2018.
- Dr. Mohammad Natsir, dianugerahi Penghargaan Raja Faisal tahun 1980.
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Mengamankan perbatasan Indonesia dengan teknologi informasi
Indonesia
•
14 Apr 2020

Presiden Jokowi terima dubes Uni Emirat Arab untuk Indonesia
Indonesia
•
04 Apr 2023

Pumpunan – Agregator ekspor Usindo Exim sasar UMKM Indonesia tembus pasar internasional
Indonesia
•
28 Oct 2023

Opini – Ketika hukum tajam ke lawan, tumpul ke kawan (3 dari 3 tulisan)
Indonesia
•
21 Feb 2022


Berita Terbaru

Indonesia dan Kamboja perangi penipuan daring global, ribuan pelaku telah ditindak
Indonesia
•
29 Jul 2026

Menaker: Dialog sosial jadi kunci penyelesaian isu ketenagakerjaan
Indonesia
•
29 Jul 2026

Indonesia–Korea Business Forum perkuat investasi energi hijau, teknologi strategis
Indonesia
•
29 Jul 2026

Bahaya! Batas aman planet global sudah terlampaui
Indonesia
•
29 Jul 2026
