
Laporan sebut nilai kerusakan infrastruktur penting di Gaza diperkirakan tembus 18,5 miliar dolar AS

Orang-orang terlihat di sebuah jalan dengan sejumlah bangunan yang rusak di dekat Rumah Sakit Shifa di Gaza City, pada 1 April 2024. (Xinhua/Mohammed Ali)
Nilai kerusakan infrastruktur penting di Gaza diperkirakan mencapai sekitar 18,5 miliar dolar AS, atau setara dengan 97 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) gabungan Tepi Barat dan Gaza pada 2022.
Washington, AS (Xinhua) – Nilai kerusakan infrastruktur penting di Gaza diperkirakan mencapai sekitar 18,5 miliar dolar AS, menurut sebuah laporan baru yang dirilis pada Selasa (2/4) oleh Bank Dunia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).Laporan yang dilakukan dengan dukungan dana dari Uni Eropa tersebut menunjukkan bahwa nilai kerusakannya setara dengan 97 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) gabungan Tepi Barat dan Gaza pada 2022.Laporan Penilaian Kerusakan Sementara (Interim Damage Assessment) menggunakan beberapa sumber pengumpulan data jarak jauh untuk mengukur kerusakan infrastruktur fisik di sektor-sektor penting yang terjadi antara Oktober 2023 dan akhir Januari 2024.
Foto yang diabadikan pada 2 April 2024 ini menunjukkan gedung-gedung yang hancur akibat serangan Israel di Jalur Gaza tengah. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Saat tegang dengan AS, Iran luncurkan pangkalan rudal bawah tanah baru
Indonesia
•
05 Feb 2026

Israel kemungkinan besar akan setujui proposal Mesir terkait pembebasan sandera
Indonesia
•
28 Mar 2025

Sekjen PBB khawatir dengan pecahnya kembali pertempuran di Gaza
Indonesia
•
05 Dec 2023

Menlu AS: Upaya invasi China ke Taiwan 'berpotensi bencana'
Indonesia
•
04 Dec 2021


Berita Terbaru

‘Shutdown’ picu kekurangan staf, waktu tunggu di bandara AS tembus 4 jam
Indonesia
•
27 Mar 2026

PBB: Lebih dari 2.100 anak tewas atau terluka sejak eskalasi konflik di Timur Tengah
Indonesia
•
25 Mar 2026

Iran bantah lakukan negosiasi dengan AS, menyebutnya tidak bermakna dalam kondisi sekarang
Indonesia
•
25 Mar 2026

Tingkat kepuasan terhadap Trump capai titik terendah di tengah lonjakan harga bbm dan penolakan perang Iran
Indonesia
•
25 Mar 2026
