
Negosiasi AS-Iran memanas, Teheran tegaskan tak akan terima semua usulan Washington

Orang-orang menghadiri upacara pemakaman Alireza Tangsiri, panglima tertinggi Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC), serta personel angkatan bersenjata lainnya yang tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel, di Teheran, Iran, pada 1 April 2026. (Xinhua/Shadati)
Teheran, Iran (Xinhua/Indonesia Window) – Iran akan melakukan perubahan pada teks nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) potensial dengan Amerika Serikat (AS) setelah menerima respons terbaru dari AS, seperti dilaporkan kantor berita semiresmi Iran, Tasnim, pada Ahad (31/5).
Menanggapi laporan media AS pada Sabtu (30/5) bahwa AS telah mengubah sejumlah elemen draf perjanjian tersebut dan mengirimkannya kembali ke Teheran, Tasnim mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut yang mengatakan bahwa Iran juga akan melakukan perubahannya sendiri pada draf kesepakatan itu, dan "belum ada yang final".
Sumber itu mengatakan Iran hanya akan menerima draf yang disetujuinya, dan perubahan yang dilakukan AS tidak berarti Teheran setuju.
Media AS, yang mengutip para pejabat, mengatakan Presiden AS Donald Trump menyampaikan kekhawatiran atas beberapa bagian draf itu, termasuk pelepasan aset Iran yang dibekukan, dan menginginkan persyaratan lebih keras dalam MoU tersebut, terutama terkait material nuklir Iran.
Iran dan AS dilaporkan sedang berupaya menyelesaikan sebuah MoU untuk mengakhiri perang yang dimulai pada 28 Februari dengan serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran.
Kedua pihak mencapai gencatan senjata sementara pada 8 April. Dalam beberapa pekan terakhir, mereka saling bertukar sejumlah proposal yang diusulkan yang menguraikan syarat-syarat untuk mengakhiri konflik melalui mediasi Pakistan.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Rusia akan menindak Wikimedia karena berita palsu tentang konflik Ukraina
Indonesia
•
20 Jul 2022

Cegah penyebaran Ebola, Kanada berlakukan kebijakan perbatasan sementara
Indonesia
•
27 May 2026

Ketua partai berkuasa di Korsel sebut Yoon Suk-yeol perlu stop aktivitas pelaksanaan tugas kepresidenan
Indonesia
•
09 Dec 2024

Terjerat skandal pengampunan pelaku pedofilia, presiden Hongaria mengundurkan diri
Indonesia
•
12 Feb 2024


Berita Terbaru

33 warga Palestina tewas akibat tembakan Israel di Gaza saat Idul Adha
Indonesia
•
01 Jun 2026

Arab Saudi bersihkan 6.323 ranjau dan bahan peledak di Yaman
Indonesia
•
01 Jun 2026

Gara-gara Bluetooth penumpang, penerbangan United Airlines tujuan Spanyol terpaksa putar balik
Indonesia
•
01 Jun 2026

Iran sebut angkatan bersenjata jalankan pengelolaan Selat Hormuz dengan otoritas penuh
Indonesia
•
31 May 2026
