UU One Big Beautiful akan naikkan defisit anggaran AS per 2034

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan pidato dari balkon Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 4 Juli 2025. Trump secara resmi menandatangani rancangan undang-undang kebijakan bersejarahnya, One Big Beautiful Bill, menjadi undang-undang pada 4 Juli 2025 sore waktu setempat. (Xinhua/Hu Yousong)
UU One Big Beautiful diperkirakan akan meningkatkan pinjaman AS sebesar 4,1 triliun dolar AS, sudah termasuk bunga.
New York City, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – One Big Beautiful Bill, yang ditandatangani menjadi undang-undang (UU) pada 4 Juli, akan menambah 3,39 triliun dolar AS pada defisit Amerika Serikat (AS) dari 2025 hingga 2034. Demikian sebut sebuah laporan yang diterbitkan oleh Kantor Anggaran Kongres (Congressional Budget Office/CBO) AS pada Senin (21/7).*1 dolar AS = 16.330 rupiahPerkiraan terbaru CBO itu lebih tinggi dari perkiraannya yang dibuat pada akhir Juni lalu, sesaat sebelum UU tersebut disahkan Kongres AS. Pada akhir Juni tersebut, CBO memperkirakan tambahan defisit sebesar 3,25 triliun dolar AS.Peningkatan defisit itu diperkirakan disebabkan oleh penurunan belanja langsung sebesar 1,1 triliun dolar AS dan penurunan pendapatan sebesar 4,5 triliun dolar AS, kata CBO.UU pajak dan anggaran tersebut mewakili kebijakan agenda Presiden AS Donald Trump, termasuk pemotongan pajak serta peningkatan pendanaan untuk pengeluaran militer dan keamanan perbatasan.UU beranggaran sangat besar ini sangat kontroversial di kalangan anggota parlemen dan warga Amerika dari berbagai partai atau kelompok pendapatan.Dampak besar UU itu terhadap defisit AS dalam beberapa tahun mendatang menimbulkan kekhawatiran dari dalam dan luar AS.UU tersebut diperkirakan akan meningkatkan pinjaman AS sebesar 4,1 triliun dolar AS, sudah termasuk bunga, ungkap Maya MacGuineas, presiden Committee for a Responsible Federal Budget."Masih sulit dipercaya bahwa para pembuat kebijakan baru saja menambah utang sebesar 4 triliun dolar AS. Banyak pendukung UU ini telah menghabiskan waktu berbulan-bulan atau bertahun-tahun untuk meratapi situasi fiskal kita yang tidak berkelanjutan. Namun, ketika mereka benar-benar memiliki kesempatan untuk memperbaikinya, mereka malah memperburuknya hingga 4 triliun dolar AS," kata MacGuineas dalam sebuah pernyataan pada Senin tersebut.Hingga pertengahan 2025, utang nasional AS mencapai lebih dari 36,2 triliun dolar AS, dan rasio utang terhadap PDB telah melampaui puncaknya saat Perang Dunia II.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Pabrik perakitan bus di Mesir yang dibangun China dan Arab Saudi mulai beroperasi
Indonesia
•
02 Mar 2023

China rilis pedoman untuk pengembangan ekonomi perak
Indonesia
•
16 Jan 2024

Feature – Teknologi AI suntikkan momentum baru ke dalam sektor ‘e-commerce’
Indonesia
•
18 Sep 2024

Kapal di sepanjang Sabuk Ekonomi Sungai Yangtze konsumsi listrik 74,9 juta kWh
Indonesia
•
08 Jan 2023
Berita Terbaru

Tinjauan Ekonomi – Nominasi ketua The Fed dari Trump tuai pro dan kontra
Indonesia
•
07 Feb 2026

Penggunaan mata uang lokal dalam transaksi antarnegara perkuat ketahanan ekonomi makro Indonesia
Indonesia
•
07 Feb 2026

Produsen otomotif China hadirkan lebih banyak NEV di ajang IIMS 2026
Indonesia
•
06 Feb 2026

Perusahaan China teken kerja sama untuk dorong proyek integrasi baja dan kokas di Indonesia
Indonesia
•
06 Feb 2026
