
Kepala intelijen Rusia sebut Moskow tidak terpengaruh oleh intimidasi nuklir AS

Bendera nasional Rusia berkibar di Kremlin di Moskow, Rusia, pada 6 Januari 2023. (Xinhua/Alexander Zemlianichenko Jr)
Moskow tidak akan terintimidasi oleh upaya-upaya Amerika Serikat (AS) memamerkan 'palu godam' nuklirnya.
Moskow, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Moskow tidak akan terintimidasi oleh upaya-upaya Amerika Serikat (AS) memamerkan "palu godam nuklirnya", demikian dilansir media lokal pada Kamis (29/8) mengutip Sergei Naryshkin, direktur Dinas Intelijen Asing Rusia."Eksperimen subkritis yang dilakukan oleh Amerika Serikat pada 14 Mei tahun ini di laboratorium bawah tanah untuk uji coba nuklir di sebuah lokasi uji coba di Negara Bagian Nevada cukup mengkhawatirkan," lapor TASS, mengutip Naryshkin."Eksperimen tersebut bukanlah uji coba nuklir skala penuh dan tidak secara resmi melanggar Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif atau moratorium AS terhadap uji coba nuklir," imbuhnya.Namun, Naryshkin mencatat bahwa uji coba ini dengan jelas menggambarkan niat AS untuk memamerkan "palu godam nuklirnya", serupa dengan cara Presiden AS Harry Truman mengintimidasi kepemimpinan Uni Soviet pada 1945."Hal tersebut tidak berhasil saat itu, dan tidak akan berhasil sekarang," ujarnya, seraya menambahkan bahwa "pelajaran dari Perang Dunia II dan Perang Dingin telah dilupakan oleh mereka yang mendapatkan manfaatnya."Badan Keamanan Nuklir Nasional (National Nuclear Security Administration/NNSA) AS pada awal Mei lalu mengumumkan bahwa mereka telah berhasil melakukan eksperimen subkritis pada 14 Mei lalu di fasilitas bawah tanah PULSE yang berada di Nevada National Security Site.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pembicaraan di Moskow sepakati penyusunan peta jalan normalisasi hubungan Suriah-Turkiye
Indonesia
•
11 May 2023

136 kapal komersial diserang di Laut Hitam, ancaman terhadap perdagangan global kian meningkat
Indonesia
•
28 Jul 2026

Kekerasan pecah setelah pasukan India 'salah' membunuh warga sipil
Indonesia
•
06 Dec 2021

AS desak Israel untuk perbaiki situasi kemanusiaan di Gaza
Indonesia
•
16 Oct 2024


Berita Terbaru

Irak bersiap akhiri kehadiran militer asing, 30 September jadi tenggat tegas
Indonesia
•
13 Aug 2026

Wabah Ebola di RD Kongo jadi terbesar kedua dalam sejarah, 2.061 orang meninggal
Indonesia
•
13 Aug 2026

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026
