
Advokat: Edukasi kepada masyarakat cegah kejahatan investasi bodong

Praktisi hukum spesialis kasus investasi bodong Oktavianus Setiawan, SH, CMED, CMLC, CRIP, dalam seminar nasional ‘Mewaspadai Kejahatan Investasi Bodong’, sebagai salah satu rangkaian acara hari ulang tahun ke-9 media massa Sudut Pandang, yang diselenggarakan di Taman Impian Jaya Ancol Jakarta, Sabtu (24/8/2024). (Indonesia Window/Ronald Rangkayo)
Modus kejahatan investasi bodong di Indonesia semakin beragam, dengan para pelaku selalu memodifikasi cara-cara untuk menjerat calon korban mereka.
Jakarta (Indonesia Window) – Jumlah dan modus kejahatan investasi bodong di Indonesia semakin meningkat dan beragam, dengan para pelaku selalu memodifikasi cara-cara untuk menjerat calon korban mereka.“Sekarang, investasi bodong bisa dilakukan lewat teknologi dan skema robot. Para pelaku mengajak masyarakat, ‘tidak perlu pendidikan tinggi untuk berinvestasi. Cukup punya handphone atau laptop, maka mereka bisa ikut berinvestasi,” kata praktisi hukum spesialis kasus investasi bodong Oktavianus Setiawan, SH, CMED, CMLC, CRIP, dalam seminar nasional ‘Mewaspadai Kejahatan Investasi Bodong’, sebagai salah satu rangkaian acara hari ulang tahun ke-9 media massa Sudut Pandang, yang diselenggarakan di Taman Impian Jaya Ancol Jakarta, Sabtu.Menurut dia, salah satu faktor penting terjadinya kejahatan investasi bodong adalah manusia. “Faktor manusia ini karena banyak yang ingin cepat kaya tanpa bersusah payah. Ini faktor penting mengapa investasi bodong terus terjadi.”Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan, kerigian masyarakat akibat investasi bodong dengan robot trading mencapai 139 hingga 250 triliun rupiah antara 2017-2023.“Dengan 139 triliun rupiah saja, kita bisa membangun 504 rumah sakit baru, 1.200 kilometer jalan tol, membangun jalan baru sepanjang 3.200 kilometer atau sejauh Medan-Palembang, bahkan membangun jalur kereta Balikpapan-Pontianak,” urai Oktavianus.
Praktisi hukum spesialis kasus investasi bodong Oktavianus Setiawan, SH, CMED, CMLC, CRIP, dalam seminar nasional ‘Mewaspadai Kejahatan Investasi Bodong’, sebagai salah satu rangkaian acara hari ulang tahun ke-9 media massa Sudut Pandang, yang diselenggarakan di Taman Impian Jaya Ancol Jakarta, Sabtu (24/8/2024). (Indonesia Window/Ronald Rangkayo)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pemerintah resmi naikkan tarif PPN jadi 11 persen
Indonesia
•
01 Apr 2022

Tes fungsi dan uji coba gabungan Kereta Cepat Jakarta-Bandung dimulai
Indonesia
•
23 May 2023

Jurnalis Amerika Latin kunjungi Indonesia, perkuat kerja sama antar kawasan
Indonesia
•
06 Nov 2023

Masyarakat Indonesia salurkan donasi musim dingin pada pekan solidaritas Palestina
Indonesia
•
29 Nov 2021


Berita Terbaru

Idul Fitri 1447H - Mudik Lebaran 2026 di seluruh Indonesia diprediksi capai 143,9 juta perjalanan
Indonesia
•
19 Mar 2026

Flash - Pemerintah RI tetapkan 1 Syawal 1447H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026
Indonesia
•
19 Mar 2026

Indonesia jajaki kerja sama AI pertanian dengan Guangxi, China
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kedubes Iran kecam AS, Israel atas serangan yang tewaskan 175 siswi tak berdosa
Indonesia
•
15 Mar 2026
