
Google resmi rilis model AI Gemini 3

Ilustrasi. (Solen Feyissa on Unsplash)
Model kecerdasan buatan Google terbaru, Gemini 3, yang menggabungkan seluruh kemampuan Gemini, sehingga diklaim jauh lebih baik dalam memahami konteks dan maksud di balik permintaan pengguna, dengan lebih sedikit perintah (prompting).
San Francisco, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Google pada Selasa (18/11) mengumumkan peluncuran Gemini 3, model kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) terbaru dan tercanggih miliknya.Perusahaan teknologi tersebut menyatakan bahwa Gemini 3 merupakan "model terbaik di dunia untuk pemahaman multimodal" sekaligus model pengodean perasaan (vibe coding) dan beragen (agentic) paling canggih yang ada saat ini.Model ini menghadirkan visualisasi lebih kaya dan interaktivitas lebih mendalam, yang dikembangkan dengan kapabilitas penalaran mutakhir yang ditunjukkan di seluruh benchmark utama AI, demikian menurut Google.Gemini 3 adalah "model paling cerdas kami, yang menggabungkan seluruh kemampuan Gemini sehingga Anda dapat mewujudkan ide apa pun," ungkap Sundar Pichai, CEO Google dan Alphabet, dalam sebuah pernyataan. Dia menambahkan bahwa Gemini 3 "jauh lebih baik dalam memahami konteks dan maksud di balik permintaan Anda, sehingga Anda memperoleh apa yang Anda butuhkan dengan lebih sedikit perintah (prompting)."Google pada Selasa yang sama juga memperkenalkan Gemini 3 Deep Think, sebuah mode penalaran tingkat lanjut yang dirancang untuk memperluas kinerja model tersebut. Perusahaan itu mengatakan bahwa fitur ini pertama-tama akan tersedia bagi para penguji (tester) keamanan sebelum kemudian diluncurkan ke pelanggan Google AI Ultra.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China lanjutkan kerja sama penguatan lingkungan penelitian ilmiah internasional
Indonesia
•
02 Oct 2023

Dataran banjir Sungai Kuning kembali hidup berkat restorasi ekologis
Indonesia
•
05 Jun 2023

Ilmuwan China identifikasi spesies dinosaurus ‘Sauropoda’ baru di China barat daya
Indonesia
•
18 Feb 2025

Sisa-sisa rumah berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Mongolia Dalam, China
Indonesia
•
22 Dec 2023


Berita Terbaru

Antibiotik kian tak mempan untuk anak, proyeksi ancaman hingga 2035
Indonesia
•
28 Jul 2026

Studi: Tinggal di lingkungan yang banyak pohon bantu turunkan risiko depresi pada lansia
Indonesia
•
28 Jul 2026

Studi ungkap tanaman 'tahu' kapan harus tumbuh, temuan ini bisa tingkatkan hasil panen
Indonesia
•
28 Jul 2026

Ilmuwan temukan cara baru bakteri cepat kebal terhadap antibiotik, buka peluang pengobatan lebih efektif
Indonesia
•
28 Jul 2026
