
FAO sepakati 44 juta dolar AS untuk kurangi risiko banjir dan mitigasi kekeringan di Somalia

Foto dari udara menunjukkan rumah-rumah yang terendam sebagian di Kota Baidoa, Negara Bagian Southwest, Somalia, pada 6 November 2023. (Xinhua/Hassan Abdi)
Mitigasi kekeringan di Somalia dilakukan dengan proyek Restoring the Riverine Eco-Systems for Climate Adaptations (RESTORE) yang akan merehabilitasi skema irigasi besar di dua wilayah di Negara Bagian Hirshabelle, yang menargetkan 1,5 juta penduduk.
Mogadishu, Somalia (Xinhua) – Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) pada Jumat (8/12) mengatakan pihaknya telah menandatangani kesepakatan senilai 43,8 juta dolar AS untuk mengimplementasikan sebuah proyek yang bertujuan mengurangi risiko banjir dan melakukan mitigasi kekeringan di Somalia.FAO mengatakan bahwa proyek Restoring the Riverine Eco-Systems for Climate Adaptations (RESTORE) akan merehabilitasi skema irigasi besar di dua wilayah di Negara Bagian Hirshabelle yang menargetkan 1,5 juta penduduk.Proyek yang didanai Inggris tersebut, yang akan diimplementasikan oleh FAO, Program Lingkungan PBB (UNEP), Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), dan World Vision International-Somalia yang bermitra dengan pemerintah Somalia, juga akan meningkatkan ketahanan pangan di negara tersebut."Hal ini secara substansial akan mengurangi risiko banjir, memitigasi kekeringan, mendukung produksi lokal, dan meningkatkan ketahanan pangan bagi jutaan penduduk yang rentan terhadap guncangan dan krisis yang berulang," kata Perwakilan FAO di Somalia Etienne Peterschmitt dalam sebuah pernyataan yang dirilis di Mogadishu, ibu kota Somalia.
Foto yang diabadikan pada 19 Maret 2017 ini menunjukkan seorang gadis kecil sedang mengantre untuk mendapatkan air di sebuah kamp pengungsi internal di Doolow, sebuah kota perbatasan dengan Ethiopia, di Somalia. (Xinhua/Sun Ruibo)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Penjelajah Muslim Afrika capai Amerika 200 tahun sebelum Columbus
Indonesia
•
25 Aug 2020

Angka harapan hidup di AS mulai naik usai penurunan signifikan saat COVID-19
Indonesia
•
02 Dec 2023

Apotek di AS batasi penjualan obat anak di tengah ‘tripledemic’
Indonesia
•
21 Dec 2022

Badai musim dingin dahsyat renggut sedikitnya 23 nyawa di AS
Indonesia
•
26 Dec 2022


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
