
Tiga astronaut Shenzhou-14 temui pers usai karantina dan pemulihan awal

Tiga astronaut dari misi berawak Shenzhou-14 China menghadiri jumpa pers pada Jumat (17/2) dalam penampilan pertama mereka di hadapan publik sejak kembali ke Bumi pada Desember tahun lalu. (Xinhua/Guo Zhongzheng)
Misi berawak Shenzhou-14 China yang berdurasi enam bulan diluncurkan pada 5 Juni 2022, membawa Chen Dong, Liu Yang, dan Cai Xuzhe ke modul inti stasiun luar angkasa China, Tianhe.
Beijing, China (Xinhua) – Tiga astronaut dari misi berawak Shenzhou-14 China menghadiri jumpa pers pada Jumat (17/2), yang menjadi penampilan pertama mereka di hadapan publik sejak kembali ke Bumi pada Desember tahun lalu.Ketiga astronaut telah menyelesaikan tahap karantina dan pemulihan, dan kini masuk ke tahap observasi, menurut konferensi pers yang diadakan di Pusat Astronaut China di Beijing itu.Saat ini, para kru dalam kondisi fisik dan mental yang baik. Bobot mereka berada pada level yang sama seperti sebelum misi dimulai, dan mereka telah memulihkan kekuatan otot, daya tahan, dan fungsi kardio mereka lebih lanjut.Ketiganya akan melanjutkan pelatihan rutin setelah menyelesaikan tahap penilaian kesehatan.Pesawat luar angkasa Shenzhou-14, yang diluncurkan pada 5 Juni 2022, membawa Chen Dong, Liu Yang, dan Cai Xuzhe ke modul inti stasiun luar angkasa China, Tianhe.Dalam misi berdurasi enam bulan tersebut, ketiganya berhasil menyelesaikan banyak tugas, termasuk melakukan tiga kegiatan di luar wahana antariksa (extravehicular activity/EVA), memberikan sesi kuliah sains via siaran langsung daring, dan bekerja sama dengan komando darat untuk menyelesaikan perakitan serta konstruksi struktur berbentuk T (T-shape) stasiun luar angkasa Tianhe.Chen Dong, komandan misi tersebut, menjadi astronaut China pertama yang tinggal di orbit selama lebih dari 200 hari. Dia menyebut bahwa dukungan dari Bumi yang tepat waktu dan efektif merupakan faktor pendukung yang kuat bagi tim untuk menyelesaikan misi dengan sukses.Rekannya, Liu Yang, merupakan astronaut wanita pertama China. Dia mengungkapkan dirinya sangat senang menyaksikan kemajuan luar biasa dari sektor ilmu pengetahuan dan teknologi kedirgantaraan China dibandingkan dengan 10 tahun lalu, ketika dia pertama kali melakukan perjalanan ke luar angkasa. Sang astronaut juga mengaku merasa terhormat dapat menyaksikan langsung pembentukan konfigurasi dasar stasiun luar angkasa negaranya.Saat mengenang kembali masa 183 harinya di luar angkasa, Liu Yang menuturkan dirinya tidak akan pernah bisa melupakan keindahan alam semesta, momen pertemuan dengan kru Shenzhou-15 di stasiun luar angkasa, serta kartu yang ditulis oleh sang suami untuknya dan lagu-lagu yang dinyanyikan anak-anaknya saat dia merayakan ulang tahunnya di luar angkasa."Saya bangga dengan negara saya," kata Cai Xuzhe, yang mimpinya untuk melakukan perjalanan ke luar angkasa akhirnya terwujud setelah 12 tahun pelatihan dan penantian. "Yang perlu saya lakukan sekarang hanyalah merangkum pengalaman yang diperoleh dari misi ini dan mengikuti pelatihan lanjutan dalam kondisi terbaik saya. Saya sangat menantikan untuk dapat kembali ke luar angkasa."Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

SpaceX luncurkan misi astronaut Axiom-4 ke stasiun luar angkasa internasional
Indonesia
•
28 Jun 2025

Roket Long March generasi baru China akan fasilitasi misi berawak ke Bulan dan Mars
Indonesia
•
09 Dec 2024

Konstelasi satelit Beijing-3C tangkap citra pertamanya
Indonesia
•
23 May 2024

Tim arkeolog temukan kelompok makam kuno di China tengah dari era 202 SM
Indonesia
•
31 Jan 2023


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
