
Minyak jatuh saat kenaikan bunga Fed berdampak pada permintaan BBM

Ilustrasi. Minyak berjangka telah bergejolak dalam beberapa pekan terakhir karena para pedagang mencoba untuk menyesuaikan kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut yang dapat membatasi kegiatan ekonomi. (Zachary Theodore on Unsplash)
Ilustrasi. Pejabat di Federal Reserve AS telah mengindikasikan bahwa bank sentral ini kemungkinan akan menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin pada pertemuan 26-27 Juli. (pasja1000 from Pixabay)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Prabowo dan Bill Gates dorong kolaborasi filantropi melalui Danantara ‘Trust Fund’
Indonesia
•
08 May 2025

Indonesia bangun 48 “smelter”, tingkatkan nilai tambah nikel
Indonesia
•
28 Jul 2020

China menentang tegas langkah pembatasan AS terhadap produk baja dan aluminium China
Indonesia
•
19 Apr 2024

Remitansi dari Arab Saudi melonjak 33 persen pada Juli
Indonesia
•
01 Sep 2020


Berita Terbaru

FreeNow hadir di Morowali, investasi China diharapkan gerakkan ekonomi lokal
Indonesia
•
28 Oct 2026

Impor BBM Indonesia dari China bisa melonjak 8 kali lipat, dari 6,6 triliun rupiah jadi 54,45 triliun rupiah
Indonesia
•
28 Oct 2026

Arab Saudi simpan minyak mentah di Jurong Rock Caverns Singapura
Indonesia
•
26 Oct 2026

Danantara buka penjajakan dengan 11 perusahaan China, investasi PLTS dan hilirasasi mineral jadi sorotan
Indonesia
•
27 Oct 2026
