Industri baja Jepang peringatkan dampak signifikan dari tarif AS

Foto yang diabadikan pada 7 Januari 2025 ini menunjukkan kantor pusat Nippon Steel di Tokyo, Jepang (Xinhua/Zhang Xiaoyu)
Meningkatnya proteksionisme dapat memperparah penurunan industri baja global saat ini, dengan pasar Jepang berpotensi menghadapi masuknya material baja murah. Amerika Serikat memberlakukan tarif sebesar 25 persen terhadap impor baja dan aluminium pada Maret dan sedang mempertimbangkan tarif tambahan untuk sektor otomotif pada April.
Tokyo, Jepang (Xinhua/Indonesia Window) – Kepala Federasi Besi dan Baja Jepang (Japan Iron and Steel Federation/JISF) Tadashi Imai pada Senin (24/3) memperingatkan dampak signifikan dari tarif yang diberlakukan oleh Amerika Serikat (AS), dengan menyatakan output baja mentah Jepang dapat turun di bawah 80 juta ton per tahun jika semua tarif yang diusulkan diterapkan.Berbicara dalam sebuah konferensi pers, Imai mengungkapkan meningkatnya proteksionisme dapat memperparah penurunan industri baja global saat ini, seraya memperingatkan pasar Jepang berpotensi menghadapi masuknya material baja murah.AS memberlakukan tarif sebesar 25 persen terhadap impor baja dan aluminium pada Maret dan sedang mempertimbangkan tarif tambahan untuk sektor otomotif pada April.Imai menyatakan harapannya agar pemerintah Jepang terus melakukan negosiasi di tingkat politik untuk mendapatkan pengecualian dari tarif tersebut.Terkait rencana akuisisi U.S. Steel oleh Nippon Steel, Imai mengungkapkan diskusi sedang berlangsung untuk mencapai kesepakatan mengenai kondisi investasi dan rencana investasi di masa depan, serta menegaskan kembali komitmen untuk mewujudkan akuisisi tersebut, lapor media lokal.Produsen baja Jepang itu baru-baru ini mengajukan gugatan terhadap pemerintah AS setelah mereka memblokir usulan merger tersebut dengan alasan keamanan nasional.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Pakar industri tulip Belanda optimistis dengan pertumbuhan pasar tulip di China
Indonesia
•
21 Oct 2024

Survei: Masyarakat di dunia lebih percaya bisnis daripada pemerintah
Indonesia
•
18 Jan 2023

Jumlah penumpang Bandara Heathrow London pulih ke level prapandemi beberapa tahun lagi
Indonesia
•
27 Oct 2022

BI: Transaksi ‘e-commerce’ capai 530 triliun rupiah pada 2022
Indonesia
•
11 Dec 2021
Berita Terbaru

Produsen otomotif China hadirkan lebih banyak NEV di ajang IIMS 2026
Indonesia
•
06 Feb 2026

Perusahaan China teken kerja sama untuk dorong proyek integrasi baja dan kokas di Indonesia
Indonesia
•
06 Feb 2026

Mata uang lokal dorong pertumbuhan kawasan industri aglomerasi Semarang
Indonesia
•
05 Feb 2026

Kunjungan turis China ke Indonesia capai 1,34 juta, naik 12 persen pada 2025
Indonesia
•
03 Feb 2026
