
Ilmuwan Australia kembangkan metode ekstraksi emas berkelanjutan dari limbah elektronik

Para peneliti memproses limbah elektronik di Universitas Flinders di Adelaide, Australia Selatan, pada 3 Mei 2022. (Xinhua/Universitas Flinders)
Mengekstraksi emas dari bijih maupun limbah elektronik dapat dilakukan dengan menggunakan asam trikloroisosianurat, yang diaktifkan oleh air garam, sehingga tidak menghasilkan limbah beracun seperti sianida atau merkuri.
Canberra, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Sejumlah ilmuwan Australia mengembangkan metode yang lebih berkelanjutan untuk mengekstraksi emas dari bijih maupun limbah elektronik, yang berpotensi mengubah proses pemulihan emas sambil mengurangi dampak lingkungan.Dengan limbah elektronik global mencapai 62 juta ton pada 2022, metode baru ini menawarkan cara menjanjikan untuk memulihkan emas dan mengurangi ketergantungan pada pertambangan yang merusak, serta membantu mengatasi tantangan limbah elektronik yang terus meningkat, menurut rilis dari Universitas Flinders di Australia Selatan pada Kamis (26/6).Teknik ini menggunakan disinfektan murah dan mudah diperoleh, yaitu asam trikloroisosianurat, yang diaktifkan oleh air garam, untuk melarutkan emas tanpa menghasilkan limbah beracun seperti sianida atau merkuri, menurut rilis tersebut.Setelah melarutkan emas, sebuah polimer kaya sulfur yang disintesis dengan sinar UV secara selektif mengikat emas dari campuran kompleks (seperti limbah elektronik). Polimer ini kemudian dipanaskan untuk melepaskan emas dan meregenerasi monomer yang dapat digunakan kembali, memungkinkan proses pemulihan sirkular, menurut studi yang dipublikasikan di Jurnal Nature Sustainability.
Emas yang diperoleh dari limbah elektronik dalam sebuah studi terlihat di Universitas Flinders di Adelaide, Australia Selatan, pada 21 Maret 2024. (Xinhua/Universitas Flinders)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China akan implementasikan proyek percontohan teknologi hijau dan rendah karbon
Indonesia
•
25 Aug 2023

FDA AS setujui pengobatan baru untuk penyakit Alzheimer
Indonesia
•
03 Jul 2024

Peneliti China temukan gen baru yang bantu tingkatkan hasil panen gandum di tanah salin
Indonesia
•
18 Jul 2024

China kembangkan kabinet penyimpanan vakum agar cip kuantum tetap ‘segar’
Indonesia
•
18 Mar 2023


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
