
Feature – Masjid Umayyah di Aleppo, Suriah, kembali gelar tradisi lama buka puasa bersama

Pemandangan matahari terbit terlihat di Kota Aleppo, Suriah utara, pada 6 Maret 2022. (Xinhua/Ammar Safarjalani)
Masjid Agung Umayyah yang memiliki signifikansi khusus sebagai Situs Warisan Dunia itu diyakini sebagai lokasi persemayaman Nabi Zakariyya ‘alaihi salam atau dalam risalah Israiliyat disebut Zakaria, ayah Yohanes Pembaptis.
Aleppo, Suriah (Xinhua) – Dalam sebuah acara yang menampilkan persatuan dan ketahanan, lebih dari 1.200 orang berkumpul di Masjid Agung Umayyah yang baru saja direnovasi di Kota Aleppo untuk menghadiri acara buka puasa bersama yang diadakan oleh badan amal setempat pada Sabtu (30/3), yang sekaligus menandai pertemuan komunal pertama dalam 12 tahun terakhir.Acara yang diselenggarakan oleh Syrian Trust for Development yang bekerja sama dengan sejumlah badan amal setempat itu bertujuan untuk menghidupkan kembali semangat lama Ramadhan di Aleppo, pusat sejarah dan budaya di Suriah.Masjid Agung Umayyah yang memiliki signifikansi khusus sebagai Situs Warisan Dunia itu diyakini sebagai lokasi persemayaman Nabi Zakariyyah ‘alaihi salam atau dalam risalah Israiliyat disebut Zakaria, ayah Yohanes Pembaptis.Meja-meja diatur dalam deretan panjang di halaman Masjid Umayyah yang luas untuk mengakomodasi lebih dari 1.200 tamu. Pemandangan tersebut cukup istimewa karena memadukan pesona sejarah tempat tersebut dengan pengalaman para pengunjung yang baru pertama kali mengunjunginya dalam beberapa tahun terakhir, mengingat masjid itu telah menjalani restorasi sejak bagian timur Aleppo dibebaskan oleh militer Suriah pada 2016 lalu.Yasser Mahmalat, direktur Old Aleppo Minaret, sebuah pusat yang didirikan oleh Syrian Trust for Development untuk membantu merevitalisasi Aleppo kuno, menekankan pentingnya acara itu untuk menyatukan seluruh lapisan masyarakat di Aleppo, termasuk para pekerja yang berkontribusi dalam rehabilitasi masjid tersebut."Arti penting dari pertemuan ini terletak pada fakta bahwa setelah 12 tahun, pertemuan masyarakat kembali digelar, dan pertemuan luar biasa ini melibatkan seluruh spektrum Kota Aleppo beserta para pekerja dan perajin dengan keluarga mereka yang telah dan sedang memulihkan masjid ini," ujar Mahmalat.Dia mencatat adanya hubungan spiritual yang telah terjalin antara dinding-dinding batu masjid tersebut dan orang-orang yang berkumpul di sana."Masjid Umayyah adalah simbol spiritual, tetapi semangat ini baru lengkap dengan kehadiran masyarakat, dan dengan adanya masyarakat di situs spiritual tersebut, hubungan spiritual antara batu dan manusia dapat tercapai hari ini," ungkapnya.
Warga setempat terlihat memotret di sebuah masjid di kota tua Aleppo, Suriah, pada 17 Desember 2016. (Xinhua/Ammar Safarjalany)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Lintasan sepeda ‘pump track’ internasional akan dibuka di Shenyang, China
Indonesia
•
17 Apr 2023

China pecahkan rekor Guinness untuk durasi penerbangan ‘ornithopter' terlama
Indonesia
•
24 Oct 2022

Feature – Perjuangan pengungsi Palestina bertahan hidup di tengah gencarnya serangan Israel di Gaza
Indonesia
•
16 Oct 2024

Prigen Conservation Breeding Ark pulihkan burung berkicau endemik Indonesia terancam punah
Indonesia
•
20 Dec 2025


Berita Terbaru

UNESCO tambah 25 Warisan Dunia baru, tiga situs terdampak konflik ditetapkan lewat prosedur darurat
Indonesia
•
29 Jul 2026

Stok darah O di AS tinggal kurang dari sehari, Palang Merah umumkan krisis nasional
Indonesia
•
29 Jul 2026

Kali pertama dalam 42 tahun, populasi warga negara Jepang turun di bawah 120 juta
Indonesia
•
29 Jul 2026

Feature – Dari Sungai Cisadane, tradisi perahu naga terus mengayuh lintas generasi
Indonesia
•
27 Jul 2026
