
PBB: Konflik Gaza picu peningkatan jumlah janda baru hingga 900 orang

Sejumlah wanita meratapi kematian kerabat mereka di sebuah rumah sakit di Jalur Gaza selatan pada 20 Oktober 2023. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Jumlah janda akibat konflik di Gaza, Palestina, bertambah setidaknya 900 orang, dengan 3.103 anak-anak kehilangan ayah mereka.
PBB (Xinhua) – Dari 493.000 wanita dan anak perempuan yang mengungsi dari rumah mereka akibat konflik di Gaza, diperkirakan terdapat 900 janda baru, seperti diungkapkan juru bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (20/10).UN Women, atau Entitas PBB untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (United Nations Entity for Gender Equality and the Empowerment of Women), memperkirakan jumlah janda tersebut dari total wanita yang menjadi kepala rumah tangga pascakematian pasangannya, ujar Farhan Haq, wakil juru bicara untuk Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, mengutip studi yang baru saja dirilis berjudul ‘UN Women Rapid Assessment and Humanitarian Response in the Occupied Palestinian Territory’.Statistik laporan itu berasal dari penghitungan korban tewas di Gaza sejak 7 Oktober oleh Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB di laman situs ReliefWeb per Kamis (19/10), kata laporan tersebut.Studi itu menyebutkan lebih dari 3.785 warga Palestina tewas dan lebih dari 12.500 orang terluka, dengan 53 persen di antaranya adalah perempuan dan anak-anak."Lebih dari 1 juta orang atau hampir setengah dari total populasi Gaza telah mengungsi, dan infrastruktur sipil di seluruh Gaza rusak signifikan, dengan 5.262 bangunan hancur atau rusak parah hingga saat ini," ungkap laporan tersebut. "Dampak terkait gender dari krisis ini tidak dapat disepelekan."UN Women memperkirakan 1.487 pria tewas, yang mengakibatkan lonjakan jumlah janda, dengan hampir 900 rumah tangga baru yang dikepalai oleh wanita, dan 3.103 anak-anak kehilangan ayah mereka.Selain itu, studi UN Women mengatakan Laporan Situasi 13 Oktober dari Dana Kependudukan PBB (United Nations Fund for Population Activities/UNFPA) menyebut terdapat 540.000 wanita usia subur di Gaza, termasuk 50.000 wanita hamil dan 5.522 di antaranya diperkirakan akan melahirkan pada bulan depan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Fokus Berita – Pemadaman listrik dan kelangkaan air landa Eropa di tengah gelombang panas berkepanjangan
Indonesia
•
30 Jul 2024

Hongaria catat musim panas paling menyengat sejak 1901
Indonesia
•
06 Sep 2022

Universitas Teknologi dan Sains Kamboja-China diresmikan di Phnom Penh, Kamboja
Indonesia
•
22 Dec 2023

Museum Tembok Besar China keluarkan seruan global terkait peninggalan budaya
Indonesia
•
27 Jul 2023


Berita Terbaru

Queensland di Australia akan larang anak di bawah 16 tahun kendarai perangkat ‘e-mobility’
Indonesia
•
25 Mar 2026

Badan Pengawas Obat AS tarik hampir 90.000 botol ibuprofen anak secara nasional
Indonesia
•
21 Mar 2026

Angka kematian anak balita turun lebih dari setengahnya sejak tahun 2000
Indonesia
•
19 Mar 2026

Idul Fitri 1447H – Warga Afghanistan bersiap sambut Idul Fitri di tengah sanksi dan kemiskinan
Indonesia
•
19 Mar 2026
