
Jepang pertimbangkan perpanjangan operasi PLTN berusia 60 tahun saat kekurangan bahan bakar

Foto dokumentasi yang diabadikan pada 12 November 2011 ini menunjukkan bagian luar pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi di Prefektur Fukushima, Jepang. (Xinhua)
Masa operasional reaktor nuklir Jepang dibatasi hingga 40 tahun di bawah protokol keselamatan yang lebih ketat, setelah bencana tsunami yang dipicu gempa bumi pada 2011 lalu menghancurkan pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima.
Tokyo, Jepang (Xinhua) – Pemerintah Jepang pada Senin (28/11) mengusulkan rencana aksi untuk mempertahankan beberapa reaktor nuklir yang beroperasi melebihi batas 60 tahun saat ini di tengah perubahan kebijakan negara itu tentang energi nuklir sebagai solusi kekurangan pasokan energi.Terlepas dari usia reaktor yang terbatas, para pejabat sedang mengerjakan skema yang memungkinkan beberapa fasilitas untuk beroperasi lebih lama, menurut sebuah dokumen yang dirilis oleh Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang.Langkah-langkah spesifik akan diambil untuk merekonstruksi pembangkit listrik tenaga nuklir yang telah diputuskan untuk dinonaktifkan, dan berdasarkan undang-undang saat ini, masa operasi maksimum 60 tahun dapat diperpanjang, kata kementerian tersebut.Jepang berencana melanjutkan pengembangan dan pembangunan reaktor inovatif generasi baru yang menyertakan sebuah mekanisme keselamatan baru, ujar kementerian itu lebih lanjut.Sebuah draf rencana pada Senin disampaikan di Subkomite Energi Atom dari Komite Penasihat untuk Sumber Daya Alam dan Energi, sebuah badan penasihat untuk Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang, sedangkan keputusan akhir akan dibuat dalam pertemuan implementasi transformasi hijau (GX) pemerintah pada akhir tahun ini.
Foto dokumentasi yang diabadikan pada 12 Oktober 2017 ini menunjukkan tangki besar yang menyimpan air limbah radioaktif yang terkontaminasi di pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi di Prefektur Fukushima, Jepang. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Versi modifikasi roket Long March-8 milik China rampungkan uji coba pemisahan ‘fairing’
Indonesia
•
27 Mar 2024

Proyek pertukaran untuk berdayakan peneliti muda global diprakarsai di China
Indonesia
•
23 Oct 2024

Tim peneliti berbasis di China kembangkan metode tes cepat virus cacar monyet
Indonesia
•
31 Oct 2022

Rusia luncurkan amunisi peledak jarak jauh 30 mm untuk cegat ‘drone’
Indonesia
•
07 Feb 2026


Berita Terbaru

Dari robot humanoid hingga eVTOL, jurnalis dunia saksikan wajah kota masa depan di Shenzhen
Indonesia
•
27 Jul 2026

Obat Davunetide berpotensi perlambat penyakit otak langka pada pasien perempuan
Indonesia
•
27 Jul 2026

Feature – Mengapa Indonesia tak pernah menemukan dinosaurus? Pameran ini ungkap alasannya
Indonesia
•
26 Jul 2026

Ilmuwan China berhasil kloning padi hibrida, tak perlu benih baru setiap tahun
Indonesia
•
26 Jul 2026
