
Kanselir Jerman Olaf Scholz siap maju untuk masa jabatan kedua

Kanselir Jerman Olaf Scholz menyampaikan pidato dalam upacara pembukaan Hannover Messe (Hanover Fair) di Hanover, Jerman, pada 21 April 2024. (Xinhua/Ren Pengfei)
Masa jabatan pertama Scholz sebagai kanselir Jerman ditandai oleh pandemik COVID-19, krisis energi, dan kemerosotan ekonomi. Dalam upaya untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, koalisi pemerintahannya terbelah dalam isu-isu fundamental, dengan banyak perbedaan pendapat menjadi konsumsi publik.
Berlin, Jerman (Xinhua/Indonesia Window) – Kanselir Jerman Olaf Scholz pada Rabu (24/7) menyatakan kesediaannya mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua di pemilihan umum (pemilu) nasional 2025. Namun, pencalonan resminya oleh Partai Sosial Demokrat (SPD) masih menunggu keputusan."Saya akan kembali mencalonkan diri sebagai kanselir," tutur Scholz dalam konferensi pers musim panas di Berlin, seraya menekankan bahwa SPD "sangat kompak" sebagai sebuah partai. "Kami semua bertekad untuk bersama-sama melakukan kampanye pemilu federal berikutnya dan menang," katanya.Selain menyelesaikan masalah anggaran, Scholz mengatakan bahwa tugas utama pemerintah adalah memperketat aturan migrasi, sementara untuk masalah kekurangan pekerja terampil harus diatasi dengan menarik talenta dari luar negeri. Imigrasi menstabilkan Jerman, ujar Scholz, tetapi "orang-orang yang tidak dapat tinggal harus pergi."Masa jabatan pertama Scholz sebagai kanselir Jerman ditandai oleh pandemik COVID-19, krisis energi, dan kemerosotan ekonomi. Dalam upaya untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, koalisi pemerintahannya terbelah dalam isu-isu fundamental, dengan banyak perbedaan pendapat menjadi konsumsi publik.
Kanselir Jerman Olaf Scholz tiba untuk mengikuti pertemuan informal para pemimpin Uni Eropa (UE) di Brussel, Belgia, pada 17 Juni 2024. (Xinhua/Zhao Dingzhe)
Kanselir Jerman Olaf Scholz berbicara dalam sesi tanya jawab di Bundestag di Berlin, ibu kota Jerman, pada 13 Maret 2024. (Xinhua/Ren Pengfei)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Haji1443 – Jembatan Jamarat di Mina tampung lebih dari 300.000 jamaah per jam
Indonesia
•
07 Jul 2022

Utusan AS sebut akan cari "solusi alternatif" untuk gencatan senjata di Gaza
Indonesia
•
25 Jul 2025

Majelis Kesehatan Dunia kembali tolak proposal terkait Taiwan
Indonesia
•
20 May 2025

COVID-19 – Saudi akan umumkan mekanisme registrasi penggunaan vaksin
Indonesia
•
07 Dec 2020


Berita Terbaru

Kremlin sebut situasi Timur Tengah berkembang sesuai skenario terburuk
Indonesia
•
27 Mar 2026

Hakim AS tangguhkan upaya Pentagon hukum Anthropic yang tolak berikan akses kepada pemerintah
Indonesia
•
27 Mar 2026

‘Shutdown’ picu kekurangan staf, waktu tunggu di bandara AS tembus 4 jam
Indonesia
•
27 Mar 2026

Lebih dari 350 kapal menunggu izin iran untuk lintasi Selat Hormuz
Indonesia
•
27 Mar 2026
