
Mahkamah Agung AS mulai satukan gereja dan negara

Ilustrasi. Presiden AS ketiga, Thomas Jefferson, mengatakan dalam surat bertahun 1802 bahwa establishment clause harus mewakili "dinding pemisah" antara gereja dan negara. (iStock by Getty Images)
Ilustrasi. Mahkamah Agung AS juga mendukung seorang wanita Muslim pada tahun 2015 yang ditolak pekerjaan penjualan ritelnya karena mengenakan jilbab dengan alasan agama. (Maria Teneva on Unsplash)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Survei ungkap tingkat merokok di kalangan pelajar sekolah menengah China turun
Indonesia
•
02 Jun 2024

Pabrik roti milik negara Afghanistan kembali produksi setelah 30 tahun
Indonesia
•
22 Feb 2022

LSPR luluskan 440 mahasiswa dari 142 kampus dalam program KMMI
Indonesia
•
31 Oct 2021

COVID-19 – Masker berlapis berikan perlindungan ganda
Indonesia
•
11 Feb 2021


Berita Terbaru

Surat dari Timur Tengah: Tanah Air dirampas, Tatreez menjaga ingatan Palestina tetap hidup
Indonesia
•
08 Sep 2026

2.500 lebih personel penyelamat dikerahkan ke pelabuhan Gyirong yang dilanda tanah longsor di Xizang China
Indonesia
•
07 Sep 2026

China perkuat respons bencana Nepal dengan data satelit dan bantuan kemanusiaan
Indonesia
•
06 Sep 2026

Dari pertukaran berita hingga jurnalis, Forum Shenzhen dorong kolaborasi media
Indonesia
•
06 Sep 2026
