
Ledakan gas akibat pengeboran sumur guncang Aceh Utara

Foto yang diabadikan dengan 'drone' ini memperlihatkan kondisi pascaledakan gas di Desa Blang Rubek, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, pada 22 Mei 2026. (Xinhua/Yulham)
Ledakan gas terjadi di Desa Blang Rubek, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, sekitar pukul 03.00 WIB dini hari waktu setempat. Ledakan diduga kuat disebabkan oleh aktivitas pengeboran sumur untuk kebutuhan pengairan lahan pertanian yang menembus lapisan gas bawah tanah.
Aceh Utara, Aceh (Xinhua/Indonesia Window) – Ledakan gas terjadi di Desa Blang Rubek, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, sekitar pukul 03.00 WIB dini hari waktu setempat. Ledakan diduga kuat disebabkan oleh aktivitas pengeboran sumur untuk kebutuhan pengairan lahan pertanian yang menembus lapisan gas bawah tanah. Kejadian tersebut menciptakan lubang besar dengan diameter 20 meter, kedalaman hingga 3 meter, dan radius dampak 300 meter.

Di area itu, sejumlah pohon kelapa, sawit, serta area pemakaman warga rusak atau terdampak langsung. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka berat akibat ledakan gas dan kobaran api.
Sebanyak 20 kepala keluarga atau sekitar 80 warga dievakuasi sementara ke tempat aman karena adanya risiko gas beracun dan potensi kebakaran susulan. Petugas kepolisian, TNI, dan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah memasang garis pembatas dan menjaga lokasi agar tidak ada warga yang mendekat.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden Jokowi kecewa dengan situasi memburuk di Myanmar
Indonesia
•
11 Nov 2022

Pimpinan MINA dan Asatu Online beraudiensi dengan pimpinan Dewan Pers
Indonesia
•
16 Jun 2023

Peralatan yang dikembangkan China lakukan survei seismik laut pertama di Indonesia
Indonesia
•
29 Dec 2023

Presiden Prabowo terima Menteri Suhail, perkuat kemitraan Indonesia-UEA
Indonesia
•
30 Jan 2025


Berita Terbaru

Kemenag latih ribuan pelaku UMKM pesantren, perkuat daya saing digital
Indonesia
•
25 Jul 2026

Bandara Morowali terima hibah Rp177,99 miliar, landasan pacu diperpanjang 300 meter
Indonesia
•
23 Jul 2026

Universitas Republik Indonesia dikritik, Guru Besar UI ungkap 5 kejanggalan hukumnya
Indonesia
•
23 Jul 2026

Raksasa alat berat China LiuGong investasi di Karawang, target produksi 5.000 unit per tahun
Indonesia
•
22 Jul 2026
