37 orang tewas dalam ledakan pabrik kembang api di China tengah

Foto dari udara yang diabadikan pada 5 Mei 2026 ini menunjukkan lokasi ledakan pabrik kembang api di Liuyang, Provinsi Hunan, China tengah. (Xinhua/Chen Sihan)

Changsha, China (Xinhua/Indonesia Window) – Ledakan di pabrik kembang api pada Senin (4/5) di Provinsi Hunan, China tengah, mengakibatkan 37 orang tewas dan satu orang hilang, kata otoritas setempat pada Jumat (8/5).

Ledakan tersebut terjadi pada Senin sekitar pukul 16.43 waktu setempat di fasilitas perusahaan manufaktur dan pertunjukan kembang api Huasheng di Liuyang, sebuah kota setingkat wilayah di Changsha, ibu kota Hunan.

Hingga Jumat pukul 12.00 waktu setempat, insiden ledakan tersebut telah menelan 37 korban jiwa, menyebabkan satu orang hilang, dan melukai 51 orang lainnya yang saat ini sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit. Lima korban terluka berada dalam kondisi kritis, tetapi menunjukkan tanda-tanda vital yang stabil. Operasi pencarian dan penyelamatan di lokasi kejadian sebagian besar telah selesai.

Setelah insiden itu, otoritas Changsha segera mengaktifkan respons darurat, membentuk gugus tugas, dan mengirimkan lebih dari 1.500 personel untuk melakukan operasi penyelamatan dan perawatan medis. Serangkaian pencarian menyeluruh di lokasi kejadian dan pemeriksaan komprehensif setelahnya mengonfirmasi bahwa insiden tersebut mengakibatkan 37 orang tewas dan satu orang hilang.

Pihak kepolisian telah memanggil delapan orang terkait dugaan kelalaian yang menyebabkan kecelakaan tersebut.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait