
Belarus dan Rusia memulai latihan angkatan udara gabungan

Foto yang diabadikan pada 12 September 2021 ini menunjukkan suasana latihan strategis gabungan "Zapad-2021" oleh angkatan bersenjata Rusia dan Belarus di sebuah kamp latihan di Belarus. (Xinhua/Henadz Zhinkov)
Latihan angkatan udara taktis gabungan Belarus dan Rusia yang akan berlangsung hingga 1 Februari 2023 bertujuan untuk meningkatkan kompatibilitas operasional selama misi latihan tempur gabungan.
Minsk, Belarus (Xinhua) – Belarus dan Rusia pada Senin (16/1) meluncurkan latihan angkatan udara taktis gabungan yang akan berlangsung hingga 1 Februari, kata Kementerian Pertahanan Belarus.Tujuan utama dari latihan itu adalah untuk "meningkatkan kompatibilitas operasional selama misi latihan tempur gabungan," kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan.Para peserta akan berlatih pengintaian udara, patroli bersama di sepanjang perbatasan negara, dukungan udara untuk pasukan darat, pendaratan taktis dari udara, pengiriman barang, serta evakuasi korban luka.Kementerian menambahkan bahwa seluruh lapangan terbang dan kamp pelatihan milik Angkatan Udara dan Pasukan Pertahanan Udara Belarus dilibatkan dalam latihan ini.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Para pemimpin parlemen dunia serukan gencatan senjata secepatnya di Gaza
Indonesia
•
29 Mar 2024

Wawancara – Akademisi sebut upaya Barat persenjatai Ukraina perpanjang krisis
Indonesia
•
22 Feb 2023

Taiwan perpanjang izin pekerja migran satu tahun
Indonesia
•
01 Jun 2022

Xi Jinping anugerahkan medali persahabatan kepada ketua Partai Komunis Vietnam
Indonesia
•
01 Nov 2022


Berita Terbaru

Fokus Berita – Hamas setujui draf gencatan senjata, tegaskan bukan kesepakatan pelucutan senjata
Indonesia
•
01 Aug 2026

Tragedi Ceuta Spanyol: 57 migran tewas, puluhan ribu lainnya berbalik ke Maroko
Indonesia
•
01 Aug 2026

Analisis – Israel resmi izinkan pasukan internasional masuk Gaza, apa dampaknya bagi masa depan wilayah itu?
Indonesia
•
31 Jul 2026

Fokus Berita – Mengapa AS dan Arab Saudi tiba-tiba bersatu menyerang Irak? Ini yang dikhawatirkan para analis
Indonesia
•
31 Jul 2026
