
Laksa Tangerang: Jejak rasa peranakan Tionghoa dalam semangkuk kuliner ikonik

Foto yang diabadikan pada 20 Juni 2025 ini menunjukkan seporsi laksa ayam kampung khas Tangerang di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang, Kota Tangerang, Provinsi Banten. (Xinhua/Noviyanti)
Laksa Tangerang diyakini sebagai hasil dari perpaduan budaya kuliner Tionghoa dengan lokal Betawi dan Sunda. Kata ‘laksa’ sendiri dipercaya berasal dari bahasa Sanskerta laksha yang berarti ‘banyak’, merujuk pada banyaknya bahan dan rempah yang digunakan.
Tangerang, Banten (Xinhua/Indonesia Window) – Laksa adalah salah satu hidangan khas Asia Tenggara yang dikenal luas, terutama di Malaysia, Singapura, dan Indonesia. Di Tanah Air, laksa memiliki berbagai varian berdasarkan daerahnya, seperti laksa Bogor, laksa Palembang, laksa Banjar, dan sebagainya. Namun, satu varian yang unik dan memiliki pengaruh Tionghoa adalah laksa Tangerang.Hidangan ini bukan hanya makanan lezat, melainkan juga warisan budaya yang mencerminkan akulturasi antara masyarakat pribumi dan etnis Tionghoa di Tangerang. Dengan kuah santan kuning nan gurih yang direbus bersama kacang hijau dan kentang, mi beras kenyal, serta taburan daun kucai, laksa Tangerang menjadi simbol kuliner multikultural yang kaya akan sejarah dan rasa.Tangerang dikenal sebagai salah satu wilayah yang memiliki populasi etnis Tionghoa yang cukup signifikan sejak zaman kolonial Belanda. Komunitas ini, terutama yang dikenal dengan sebutan Tionghoa Benteng, telah berbaur dengan masyarakat lokal selama ratusan tahun.Laksa Tangerang diyakini sebagai hasil dari perpaduan budaya kuliner Tionghoa dengan lokal Betawi dan Sunda. Kata ‘laksa’ sendiri dipercaya berasal dari bahasa Sanskerta laksha yang berarti ‘banyak’, merujuk pada banyaknya bahan dan rempah yang digunakan.
Foto yang diabadikan pada 20 Juni 2025 ini menunjukkan seporsi laksa telur khas Tangerang di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang, Kota Tangerang, Provinsi Banten. (Xinhua/Noviyanti)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

385 orang masih hilang dalam kebakaran hutan di Pulau Maui, AS
Indonesia
•
06 Sep 2023

Negara Islam, PBB diimbau untuk gagalkan rencana Israel yang akan membuat warga Gaza terus menerus kelaparan
Indonesia
•
24 Oct 2023

China dan Indonesia kerja sama bina tenaga terampil di bidang teknologi metalurgi canggih
Indonesia
•
11 Nov 2024

Pakar PBB serukan pencabutan lebih awal sejumlah sanksi terhadap Suriah
Indonesia
•
11 Nov 2022


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
