
Kunjungan turis China ke Indonesia capai rekor tertinggi enam tahun pada Februari 2026, capai 150.800 orang

Penumpang terlihat di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Provinsi Bali pada 14 November 2024. (Xinhua/Dicky Bisinglasi)
Peningkatan wisatawan dari China didorong oleh efek liburan panjang Tahun Baru Imlek, sehingga mendorong perjalanan wisatawan pada bulan Februari 2026.
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Laporan terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan asal China ke Indonesia mencapai 150.800 pada Februari 2026, menjadi yang tertinggi dalam enam tahun terakhir, didorong oleh libur panjang Tahun Baru Imlek.
Jumlah kunjungan wisatawan China pada Februari 2026 melonjak 69 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, serta meningkat 36 persen secara bulanan. Data terbaru ini merupakan yang tertinggi sejak Januari 2020 ketika kunjungan turis China saat itu masih menyentuh 183.700.
"Peningkatan wisatawan dari China didorong oleh efek liburan panjang Tahun Baru Imlek, sehingga ini tentunya mendorong perjalanan wisatawan dari China pada bulan Februari 2026," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Aten Hartono dalam konferensi pers pada Rabu (1/4).
Bali masih menjadi destinasi favorit dengan sekitar 52 persen turis China pada periode tersebut masuk ke Indonesia melalui Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, sementara sisanya melalui Jakarta dan Surabaya. Terdapat kenaikan sekitar 78 persen secara bulanan pada kunjungan turis China ke Bali.
Kementerian Pariwisata Republik Indonesia sebelumnya juga mencatat kenaikan jumlah kunjungan wisatawan China hingga 29 persen sepekan sebelum dan sesudah Imlek tahun ini (10-24 Februari) dibandingkan Imlek tahun lalu. Selama dua pekan tersebut, sebanyak 88.600 turis China memasuki Indonesia, dengan puncaknya pada H+2 Imlek sebanyak hampir 7.500 turis.
Kementerian menyebut tren positif kembalinya turis China ke Indonesia ini sebagai angin segar bagi pariwisata nasional karena memberikan dampak langsung terhadap perekonomian dan pelaku usaha pariwisata di daerah.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Eco-Trade Afrika ke-4 capai kesepakatan senilai lebih dari 48,3 miliar dolar
Indonesia
•
11 Sep 2025

Album Asia – Mengintip ajang Electric Vehicle & Renewable Energy Expo di India
Indonesia
•
04 Feb 2023

FAO: Harga pangan dunia terus merosot pada Juni 2023
Indonesia
•
11 Jul 2023

Minyak jatuh di Asia karena ambil untung setelah Brent tembus 90 dolar AS
Indonesia
•
27 Jan 2022


Berita Terbaru

FreeNow hadir di Morowali, investasi China diharapkan gerakkan ekonomi lokal
Indonesia
•
28 Oct 2026

Impor BBM Indonesia dari China bisa melonjak 8 kali lipat, dari 6,6 triliun rupiah jadi 54,45 triliun rupiah
Indonesia
•
28 Oct 2026

Arab Saudi simpan minyak mentah di Jurong Rock Caverns Singapura
Indonesia
•
26 Oct 2026

Danantara buka penjajakan dengan 11 perusahaan China, investasi PLTS dan hilirasasi mineral jadi sorotan
Indonesia
•
27 Oct 2026
