
Mala, kuliner pedas khas China, populer di Myanmar

Sejumlah pelanggan mengambil sayuran untuk hidangan mala khas China di sebuah restoran di kawasan Pecinan di Yangon, Myanmar, pada 10 Mei 2023. (Xinhua/Myo Kyaw Soe)
Kuliner pedas khas China Mala, yang merupakan saus atau bumbu China yang terkenal, terbuat dari biji lada Sichuan, cabai, herba, dan rempah-rempah.
Yangon, Myanmar (Xinhua) – Hidangan China yang pedas dan mematikan rasa, atau makanan dengan rasa "mala", menjadi tren masakan China terbaru yang sedang populer di Myanmar, ungkap sejumlah pemilik restoran setempat.Nay Yi Win, seorang pemilik restoran berusia 20-an tahun, mengatakan bahwa jumlah konsumen makanan mala di Myanmar sedang mengalami peningkatan di kota komersial Yangon dan tempat-tempat lain di Myanmar dalam beberapa tahun terakhir.Mala, yang merupakan saus atau bumbu China yang terkenal, terbuat dari biji lada Sichuan, cabai, herba, dan rempah-rempah. Mala Xiang Guo yang berupa tumisan, Mala Mao Cai yang berupa rebusan, Malatang yang mirip sup, sate Mala, dan ikan bakar Mala menjadi tren di Yangon maupun tempat-tempat lain di Myanmar, kata sejumlah pemilik restoran."Saya membuka restoran mala sekitar delapan bulan lalu karena saya melihat semakin banyak orang yang mengonsumsi hidangan ini," kata Nay Yi, sembari menambahkan bahwa restorannya khusus menyajikan Mala Xiang Guo dan Mala Mao Cai kepada pelanggan.
Sejumlah pelanggan mengambil sayuran untuk hidangan mala khas China di sebuah restoran di kawasan Pecinan di Yangon, Myanmar, pada 10 Mei 2023. (Xinhua/Myo Kyaw Soe)
Seorang koki Myanmar menyiapkan hidangan mala khas China yang pedas di sebuah restoran di kawasan Pecinan di Yangon, Myanmar, pada 10 Mei 2023. (Xinhua/Myo Kyaw Soe)
Foto yang diabadikan pada 10 Mei 2023 ini menunjukkan hidangan mala khas China yang pedas di sebuah restoran di kawasan Pecinan di Yangon, Myanmar. (Xinhua/Myo Kyaw Soe)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Dana Internasional Pengembangan Pertanian kucurkan 8 miliar dolar AS untuk pedesaan pada 2022
Indonesia
•
19 Jul 2023

London School peduli autisme melalui program pendidikan
Indonesia
•
15 May 2023

Sambut Hari Anak Nasional, pelajar di Malang ikuti edukasi konservasi lewat pelepasliaran tukik
Indonesia
•
23 Jul 2026

Survei: Lebih dari 10 persen anak-anak Jepang pengidap penyakit otak terkait COVID-19 meninggal
Indonesia
•
27 Mar 2023


Berita Terbaru

Surat dari Timur Tengah: Tanah Air dirampas, Tatreez menjaga ingatan Palestina tetap hidup
Indonesia
•
08 Sep 2026

2.500 lebih personel penyelamat dikerahkan ke pelabuhan Gyirong yang dilanda tanah longsor di Xizang China
Indonesia
•
07 Sep 2026

China perkuat respons bencana Nepal dengan data satelit dan bantuan kemanusiaan
Indonesia
•
06 Sep 2026

Dari pertukaran berita hingga jurnalis, Forum Shenzhen dorong kolaborasi media
Indonesia
•
06 Sep 2026
