
Kucing macan tutul terlihat di Yunlin, Taiwan untuk pertama kalinya setelah 30 tahun

Ilustrasi. Macan tutul. (Jake Weirick on Unsplash)
Kucing macan tutul (leopard cat) yang terlihat di Yunlin County, Taiwan, sejak tahun 2019 telah dikonfirmasi dan menandai pertama kalinya hewan tersebut terlihat di sana sejak tahun 1988.
Jakarta (Indonesia Window) – Sejumlah kucing macan tutul (leopard cat) yang terlihat di Yunlin County sejak tahun 2019 telah dikonfirmasi dan menandai pertama kalinya hewan tersebut terlihat di sana sejak tahun 1988, kata Badan Kehutanan dan Konservasi Alam Cabang Nantou pada Rabu (1/11).Dalam siaran persnya, badan tersebut mengatakan gambar kucing macan tutul pertama kali ditangkap pada tahun 2019 oleh kamera inframerah yang dipasang pada formasi batu Formosa untuk penelitian yang dilakukan oleh Su Hsiu-hui, seorang profesor di Institut Konservasi Margasatwa Universitas Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nasional Pingtung.Gambar pertama kucing liar yang terancam punah ini diambil di Desa Pingding di Kotapraja Linnei di wilayah tersebut pada tanggal 6 April 2019, pertama kalinya sejak tahun 1988 hewan tersebut terlihat di wilayah tersebut.Untuk memastikan bahwa gambar yang diambil adalah leopard cat, badan tersebut memantau dan mengumpulkan lebih banyak gambar selama beberapa tahun berikutnya, dan setelah berkonsultasi dengan para ahli, dapat memastikan bahwa hewan tersebut memang kucing macan tutul.Pada tahun 2020 dan 2022, gambar leopard cat juga diambil di desa Pingding, Huben, dan Linmao di Linnei dan tahun ini gambar hewan tersebut diambil di Desa Xinzhuang di Gukeng, dan lagi di Desa Pingding.Institut Penelitian Keanekaragaman Hayati Taiwan memelihara kembali dua anak kucing macan tutul pada tahun 2021 dan sejak itu mengonfirmasi bahwa anak-anak hewan tersebut juga sampai ke Yunlin.Menurut badan tersebut, leopard cat kebanyakan tinggal di Taichung, Miaoli dan Nantou, dan kadang-kadang terlihat di Hsinchu, Changhua, Chiayi dan Tainan dalam beberapa tahun terakhir.Meskipun Yunlin bukan habitat alami bagi hewan-hewan tersebut, Yunlin merupakan bagian penting dari jalur migrasi mereka ke arah selatan.Bernama latin Prionailurus bengalensis, kucing macan tutul berukuran sebesar kucing domestik, namun kakinya agak panjang.Warnanya berkisar dari kuning kecoklatan pucat, hingga kuning, merah atau abu-abu di bagian atas, dengan bagian bawah berwarna putih, dan berbintik. Panjang bulunya bervariasi sesuai dengan habitatnya, dengan kucing di bagian paling utara memiliki bulu yang lebih panjang dan tebal dibandingkan subspesies di bagian selatan.Sumber: China News Agency (CNA)Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Robot Toumai bantu operasi jarak jauh lebih aman dan akurat
Indonesia
•
17 Mar 2025

Beruang Gobi yang terancam punah terlihat di China untuk kali pertama
Indonesia
•
01 Sep 2024

Foil tembaga baru gabungkan kekuatan, konduktivitas, dan stabilitas termal
Indonesia
•
18 Apr 2026

Pasien bertahan hidup 48 jam tanpa dua paru-paru dengan organ buatan
Indonesia
•
02 Feb 2026


Berita Terbaru

China sertifikasi ‘batch’ pertama pilot ‘airship’ buatan dalam negeri untuk layanan komersial
Indonesia
•
10 May 2026

Suhu permukaan laut ekstrapolar tertinggi kedua pada April
Indonesia
•
10 May 2026

Penelitian ungkap Selandia Baru diprediksi akan hadapi lonjakan tajam kasus kanker lambung
Indonesia
•
10 May 2026

Teknologi antarmuka otak-komputer bantu rehabilitasi pasien penyakit saraf
Indonesia
•
10 May 2026
