
Puluhan pengusaha Muslim Bogor kuatkan sinergi dalam ‘kopdar bisnis’ KPMI

Ketua KPMI Korwil Bogor Nanang Suriyana dalam sambutan pembukanya di acara bincang ‘kopdar bisnis’ bertema ‘Pengusaha Boikot Mental Menyerah, Melangkah Dengan Komitmen Agar Bisnis Tetap Solid’, yang digelar oleh Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) koordinator wilayah (korwil) Bogor, di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/12/2023). (Indonesia Window)
KPMI Korwil Bogor akan menyelenggarakan sejumlah kegiatan pada 2024, di antaranya ‘kopdar bisnis’ dengan tema yang beragam, inkubasi bisnis, pendampingan sertifikasi halal, rihlah dan dakwah, membangun koperasi syariah, serta pengumpulan dan penyaluran wakaf tunai dan nontunai.
Bogor, Jawa Barat (Indonesia Window) – Puluhan pengusaha Muslim di Kabupaten dan Kota Bogor menguatkan sinergi dan kolaborasi dalam acara bincang ‘kopdar bisnis’ bertema ‘Pengusaha Boikot Mental Menyerah, Melangkah Dengan Komitmen Agar Bisnis Tetap Solid’, yang digelar oleh Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) koordinator wilayah (korwil) Bogor, di Bogor, Sabtu.“Visi dari KPMI adalah membentuk pengusaha Muslim yang selamat di dunia dan akhirat, karena pedagang atau pengusaha yang baik akan bersama Rasulullah ﷺ di hari akhir,” kata Ketua KPMI Korwil Bogor Nanang Suriyana dalam sambutan pembukanya.Dia menerangkan, KPMI berdiri di atas empat pilar, yakni edukasi dan literasi, produksi, pembiayaan, dan pemasaran, yang menjadi dasar dalam menjalankan kegiatan-kegiatannya.“Anggota KPMI harus lulus kelas fikih muamalah yang diselenggarakan oleh KPMI. Kegiatan ini didasari pilar edukasi dan literasi,” jelas Nanang, seraya menambahkan, KPMI Korwil Bogor telah memulai kajian ilmiah rutin sebanyak dua kali dalam sebulan, salah satunya membedah kitab muamalah bersama Ustadz. Ahmad Suryana.Di atas pilar marketing atau pemasaran, lanjutnya, KPMI di tingkat nasional telah beberapa kali menggelar acara pameran gaya hidup halal, Muslim LifeFair dan Muslim LifeFest, di Jakarta dan sejumlah kota-kota besar di Tanah Air, dalam kerangka Business to Consumer (B to C).“KPMI Korwil Bogor sedang mempersiapkan acara serupa di Bogor sebagai upaya untuk memasarkan produk-produk barang dan jasa para pengusaha Muslim Bogor,” ujar Ketua KPMI Korwil Bogor.Dia melanjutkan, organisasi yang berdiri tahun 2010 tersebut juga memiliki rumah halal bersama yang dapat membantu kegiatan produksi para anggotanya dalam menghasilkan produk berkualitas yang memenuhi permintaan pasar dalam dan luar negeri.Sementara itu, untuk kebutuhan pembiayaan, Nanang menerangkan bahwa saat ini di Indonesia telah tersedia banyak lembaga keuangan baik pemerintah maupun swasta yang menawarkan skema pembiayaan dan pemodalan usaha tanpa riba.“Makanya, kopdar perdana KPMI Bogor hari ini membahas pemodalan syariah bagi para pengusaha,” imbuhnya.
Puluhan pengusaha Muslim di Kabupaten dan Kota Bogor menguatkan sinergi dan kolaborasi dalam acara bincang ‘kopdar bisnis’ bertema ‘Pengusaha Boikot Mental Menyerah, Melangkah Dengan Komitmen Agar Bisnis Tetap Solid’, yang digelar oleh Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) koordinator wilayah (korwil) Bogor, di Bogor, Sabtu (16/12/2023). (Indonesia Window)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Opini – Dari neokolonialisme tarif AS hingga rusaknya stabilitas ekonomi global
Indonesia
•
06 Apr 2025

Jumlah wisman 2021 turun, hanya 1,56 juta kunjungan
Indonesia
•
02 Feb 2022

Bambu kian diminati berkat keuntungan ekonomi, inovasi, dan dampak lingkungan yang positif
Indonesia
•
19 Feb 2025

Bank sentral Thailand naikkan suku bunga kebijakan utama ke level tertinggi dalam 9 tahun terakhir
Indonesia
•
05 Aug 2023


Berita Terbaru

Kasus korupsi di Singapura menurun pada 2025
Indonesia
•
30 Apr 2026

Atasi lonjakan harga bahan bakar, Thai AirAsia kurangi jadwal penerbangan hingga 30 persen
Indonesia
•
30 Apr 2026

Perubahan tarif akan tambah 1,1 triliun dolar AS ke defisit anggaran ASdalam 10 tahun
Indonesia
•
30 Apr 2026

UEA keluar dari OPEC, sejalan dengan visi ekonomi jangka panjang
Indonesia
•
30 Apr 2026
