
Indonesia kecam keras kekerasan oleh Israel di Gaza

Saat melakukan kunjungan kerja di Riyadh, Arab Saudi, Rabu (18/10), Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengecam keras kekerasan di Gaza, Palestina, oleh rezim Zionis Israel. (Sekretariat Kabinet RI)
Korban sipil terus berjatuhan akibat kekerasan oleh penjajah Israel, termasuk perempuan dan anak-anak yang berada di Rumah Sakit Baptis Al-Ahli di Gaza, yang hancur akibat serangan rezim Zionis tersebut.
Jakarta (Indonesia Window) – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengecam keras kekerasan di Gaza, Palestina, yang telah menyebabkan penderitaan dan jatuhnya korban sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.Presiden Jokowi menyatakan hal tersebut saat melakukan kunjungan kerja di Riyadh, Arab Saudi, ungkap Sekretariat Kabinet RI dalam pernyataan tertulisnya pada Kamis.Presiden dan Ibu Iriana Joko Widodo serta rombongan tiba di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, pada Rabu, 18 Oktober 2023 sekitar pukul 23.25 waktu setempat.Dalam kesempatan tersebut, Indonesia juga mengutuk serangan Israel terhadap Rumah Sakit Baptis Al-Ahli di Gaza, yang merupakan pelanggaran terhadap hukum humaniter internasional.Untuk itu, presiden memerintahkan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi untuk hadir dalam pertemuan luar biasa para menteri luar negeri OKI (Organisasi Kerja Sama Islam) di Jeddah dan terus mengupayakan evakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang saat ini masih terkendala kondisi lapangan.“Indonesia tidak akan tinggal diam melihat korban sipil terus berjatuhan, melihat ketidakadilan terhadap rakyat Palestina yang terus terjadi. Indonesia bersama-sama dengan OKI mengirimkan pesan kuat kepada dunia untuk menghentikan eskalasi, untuk menghentikan penggunaan kekerasan, untuk fokus pada masalah kemanusiaan, dan menyelesaikan akar permasalahan, yaitu pendudukan Israel atas Palestina,” tegasnya.Presiden mengajak kepada para pemimpin dunia membangun solidaritas global untuk menyelesaikan masalah Palestina secara adil dan menerapkan parameter internasional yang telah disepakati.“Ini akan terus Indonesia suarakan di berbagai kesempatan dan forum internasional, termasuk saat (pertemuan) bilateral dengan Perdana Menteri Arab Saudi dan di KTT ASEAN-GCC (Dewan Kerja Sama Negara-negara Teluk) esok hari,” pungkasnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Reuni 212 tuntut tindakan hukum atas penista agama
Indonesia
•
02 Dec 2019

Wawancara Eksklusif Mentrans RI: Praktik pengentasan kemiskinan China jadi inspirasi program transmigrasi Indonesia
Indonesia
•
20 Nov 2025

Fokus Berita – Rencana gelaran Muslim LifeFair Bogor bidik UMKM terus berkembang
Indonesia
•
13 Mar 2024

Pemerintah hapus merkuri di pertambangan emas hingga 2025
Indonesia
•
06 May 2021


Berita Terbaru

‘Sharp Knife 2026’ libatkan sistem nirawak dalam latihan militer gabungan kontraterorisme China–Indonesia
Indonesia
•
27 Oct 2026

Kemnaker ajak serikat pekerja kawal implementasi UU Pelindungan Ketenagakerjaan
Indonesia
•
26 Oct 2026

Menaker paparkan penguatan regulasi pelindungan pekerja di Forum Asia Pasifik
Indonesia
•
26 Oct 2026

Kemnaker buka pelatihan vokasi bagi 50 ribu pekerja terdampak PHK
Indonesia
•
22 Oct 2026
