
PBB luncurkan permohonan dana 47 miliar dolar AS untuk bantuan kemanusiaan pada 2025

Seorang warga Palestina terlihat di antara tenda-tenda pengungsi yang didirikan di Stadion Al-Yarmouk di Gaza City pada 24 November 2024. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Kondisi darurat di dunia saat ini berlangsung lebih lama dan sangat berdampak pada anak-anak, dengan hampir 123 juta orang terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat konflik tahun ini.
PBB (Xinhua/Indonesia Window) – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu (4/12) meluncurkan permohonan dana senilai 47 miliar dolar AS pada 2025 untuk membantu 190 juta orang di tengah berbagai krisis yang semakin memburuk di seluruh dunia."Pada 2025, 305 juta orang di seluruh dunia akan membutuhkan bantuan dan perlindungan kemanusiaan darurat, seiring meningkatnya berbagai krisis dengan konsekuensi yang menghancurkan bagi mereka yang terdampak," kata Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) dalam laporan Global Humanitarian Overview yang baru saja dirilis.Laporan tersebut menguraikan bahwa jumlah sebenarnya orang yang menjadi sasaran penerima bantuan tersebut adalah 189,5 juta orang. Pada 2024, sekitar 116 juta orang telah menerima bantuan."Dunia sedang dalam kondisi darurat," kata Tom Fletcher, wakil sekretaris jenderal PBB untuk urusan kemanusiaan dan koordinator bantuan darurat, dalam laporan tersebut, seraya menyebutkan bahwa dua penyebab utama krisis kemanusiaan global saat ini adalah hasil dari tindakan manusia.
Warga Afghanistan terlihat menunggu untuk menerima bantuan kemanusiaan di Kabul, ibu kota Afghanistan, pada 5 November 2024. (Xinhua/Saifurahman Safi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

AS catat lonjakan tajam kasus COVID-19 pada musim panas di tengah tantangan baru
Indonesia
•
21 Aug 2024

Survei: Pemimpin daerah di Jepang skeptis soal upaya negara atasi penurunan angka kelahiran
Indonesia
•
02 Sep 2024

Lagu tema Asian Paralympic Committee serukan persatuan dan perdamaian
Indonesia
•
24 Oct 2023

COVID-19 – Arab Saudi minat vaksin setelah terjamin keamanannya
Indonesia
•
20 Oct 2020


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
