
Ulama ajak Umat Islam hidup seimbang dengan syukur dan sabar

Topik berjudul 'Sabar dan Syukur: Dua Kunci Menghadapi Ujian Hidup' disampaikan oleh Ust. Khalid Basalamah dalam 'event' Islam internasional, CONN3CT, yang digelar di ISTORA Senayan Jakarta, Ahad (12/1/2025). (Indonesia Window/Ronald Rangkayo)
Ustadz Khalid Basalamah mengajak kaum Muslim Indonesia untuk hidup seimbang dengan "dua sayap", yakni "syukur" dan "sabar".
Jakarta (Indonesia Window) – Ulama besar Indonesia, Ustadz Khalid Basalamah, mengajak kaum Muslim Indonesia untuk hidup seimbang dengan "dua sayap", yakni "syukur" dan "sabar".Topik berjudul 'Sabar dan Syukur: Dua Kunci Menghadapi Ujian Hidup' disampaikan oleh Ust. Khalid Basalamah dalam event Islam internasional, CONN3CT, yang digelar di ISTORA Senayan Jakarta, Ahad."Dua sayap kehidupan ini seperti burung atau pesawat yang tidak bisa terbang jika tidak ada keduanya atau salah satunya. Keduanya saling menopang," ujar Ust. Khalid.Ustadz melanjutkan, manusia pada umumnya mudah untuk bersyukur jika diberikan nikmat berupa makanan, minuman, pakaian, atau jabatan, dan lainnya."Ucapan syukur 'alhamdulillah' hanya satu sayap saja. Namun bagaimana jika tidak mendapatkan sesuatu yang diinginkan, seperti di kampus atau dalam pekerjaan, sebagai sebuah ujian. Atau ingin punya pasangan, atau keturunan tapi belum dikasih oleh Allah (ﷻ). Di sinilah gunakan sayap kesabaran," urai Ust. Khalid.
Ulama besar Indonesia, Ustadz Khalid Basalamah, mengajak kaum Muslim Indonesia untuk hidup seimbang dengan "dua sayap", yakni "syukur" dan "sabar". Topik berjudul 'Sabar dan Syukur: Dua Kunci Menghadapi Ujian Hidup' disampaikan oleh sang ustadz dalam<em> event</em> Islam internasional, CONN3CT, yang digelar di ISTORA Senayan Jakarta, Ahad (12/1/2025). (Indonesia Window/Ronald Rangkayo)
Topik berjudul 'Sabar dan Syukur: Dua Kunci Menghadapi Ujian Hidup' disampaikan oleh Ust. Khalid Basalamah dalam event Islam internasional, CONN3CT, yang digelar di ISTORA Senayan Jakarta, Ahad (12/1/2025). (Indonesia Window/Ronald Rangkayo)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pakar sebut dunia tengah hadapi krisis kembar, percepatan transisi energi jadi solusi
Indonesia
•
13 Mar 2023

Akademisi sebut Jepang harus hindari tindakan yang sebabkan laut tercemar nuklir
Indonesia
•
15 Jun 2023

Kepala WHO: Masih ada harapan di tahun 2023
Indonesia
•
22 Dec 2022

Sekjen PBB minta dukungan sangat besar untuk Pakistan di kunjungan mendatang
Indonesia
•
07 Sep 2022


Berita Terbaru

Temu alumni program pelatihan China digelar di Jakarta, perkuat kerja sama Indonesia-China
Indonesia
•
13 Jun 2026

Ikon budaya pop asal China Labubu tampil dalam upacara pembukaan Piala Dunia 2026
Indonesia
•
13 Jun 2026

Main medsos 2 jam sehari bisa tingkatkan risiko depresi pada remaja, studi 10 tahun ungkap faktanya
Indonesia
•
13 Jun 2026

1,8 miliar orang di dunia kurang olahraga, WHO nilai china punya praktik yang efektif
Indonesia
•
12 Jun 2026
