
Pesawat amfibi AG600 buatan China tuntaskan uji verifikasi awal kemampuan penyelamatan di air

Sebuah pesawat pemadam kebakaran AG600M melakukan manuver pengambilan air saat uji coba pengambilan dan penyiraman air di Jingmen, Provinsi Hubei, China tengah, pada 27 September 2022. (Xinhua/Wu Zhizun)
Keluarga pesawat amfibi berbadan besar AG600 buatan China sedang dikembangkan sebagai peralatan penerbangan canggih yang vital untuk memperkuat kemampuan upaya penyelamatan darurat China.
Beijing, China (Xinhua) – Pesawat amfibi berbadan besar AG600 yang dikembangkan secara mandiri oleh China telah menyelesaikan uji verifikasi awal untuk kemampuan penyelamatan di medan perairan, ungkap Aviation Industry Corporation of China (AVIC).Sebuah peragaan teknologi pesawat AG600 dilaksanakan pada akhir April lalu di waduk Bandar Udara Zhanghe, yang merupakan bandara pesawat amfibi di Jingmen, Provinsi Hubei, China tengah, untuk uji verifikasi kemampuan penyelamatan di air, kata AVIC, produsen pesawat terkemuka di China.Langkah ini merupakan kunci bagi pesawat amfibi berbadan besar AG600 untuk dapat secara efektif memenuhi permintaan yang muncul dari program pembangunan sistem penyelamatan darurat China, papar AVIC.Kemajuan ini juga menandai terobosan besar baru bagi keluarga pesawat AG600 dan memberikan dukungan teknologi untuk pengembangan lebih lanjut dari varian pesawat pencarian dan penyelamatan, imbuh pengembang pesawat tersebut.Keluarga pesawat amfibi berbadan besar AG600 buatan China sedang dikembangkan sebagai peralatan penerbangan canggih yang vital untuk memperkuat kemampuan upaya penyelamatan darurat China. Rangkaian pesawat ini dirancang untuk melaksanakan misi penyelamatan, seperti pemadaman kebakaran serta pencarian dan penyelamatan di segala jenis medan di seluruh wilayah negara itu.Pesawat amfibi seri AG600 memiliki konfigurasi unik yang terdiri dari badan atas yang berbentuk pesawat dan terintegrasi dengan badan bawah yang berbentuk lambung kapal.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan sebut galaksi Bima Sakti ternyata "lebih ramping" dari perkiraan awal
Indonesia
•
05 Oct 2022

Tiga astronaut Shenzhou-14 temui pers usai karantina dan pemulihan awal
Indonesia
•
18 Feb 2023

Studi: Suhu Kutub Utara naik 4 kali lebih cepat daripada pemanasan global
Indonesia
•
21 Jul 2022

Penelitian ungkap perubahan penggunaan lahan dan tren ekologis di cekungan Sungai Tarim China
Indonesia
•
26 May 2025


Berita Terbaru

Ilmuwan peringatkan karhutla bisa rusak permanen permafrost Bumi
Indonesia
•
13 Jun 2026

Makhluk laut ini menyerap karbon seperti hutan Amazon, rahasianya baru terungkap
Indonesia
•
12 Jun 2026

Mengapa es Antarktika mencair lebih cepat? Ilmuwan akhirnya punya jawabannya
Indonesia
•
11 Jun 2026

Feature – Teknologi canggih dukung upaya konservasi panda di China
Indonesia
•
11 Jun 2026
