
Komisaris HAM PBB kecam pembantaian yang dilakukan ISF di Tepi Barat

Ambulans Palestina dan kendaraan militer Israel terlihat di sebuah jalan di Kota Nablus, Tepi Barat bagian utara, pada 3 Juni 2024. Dua warga Palestina tewas dan enam lainnya luka-luka pada Senin (3/6) dalam operasi militer Israel di Nablus, kata Kementerian Kesehatan Palestina. (Xinhua/Ayman Nobani)
Kekerasan yang dilakukan Pasukan Keamanan Israel dan pemukim Israel, ditambah skala pembunuhan dan penghancuran yang terus berlanjut di Gaza, telah memicu ketakutan dan ketidakamanan di kalangan warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki.
Jenewa, Swiss (Xinhua) – Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Hak Asasi Manusia (HAM) Volker Turk pada Selasa (4/6) mendesak diakhirinya lonjakan tajam eskalasi kekerasan mematikan di Tepi Barat, dan mendesak pertanggungjawaban atas pembunuhan lebih dari 500 warga Palestina oleh Pasukan Keamanan Israel (ISF) dan pemukim Israel.Laporan Kantor HAM PBB mengindikasikan bahwa sedikitnya 505 warga Palestina terbunuh dalam bentrokan kekerasan dengan Israel di Tepi Barat sejak 7 Oktober 2023."Tidak dapat dibayangkan bahwa begitu banyak nyawa direnggut dengan cara yang begitu sewenang-wenang," ujar komisaris tinggi PBB itu, menyoroti bahwa verifikasi kematian dan pemantauan oleh Kantor HAM PBB terhadap lebih dari 80 kasus mengindikasikan adanya pelanggaran hukum HAM internasional terkait penggunaan kekuatan yang terus-menerus dilakukan oleh ISF, yang ditandai dengan penggunaan kekuatan mematikan yang tidak seimbang serta peningkatan pembunuhan tertarget dan terencana yang nyata.
Warga berkabung untuk seorang korban pascaserangan Israel di Kota Nablus, Tepi Barat bagian utara, pada 3 Juni 2024. Dua warga Palestina tewas dan enam lainnya luka-luka pada Senin (3/6) dalam operasi militer Israel di Nablus, kata Kementerian Kesehatan Palestina. (Xinhua/Ayman Nobani)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Khotbah Arafah akan disampaikan oleh Sheikh Youssef bin Muhammad
Indonesia
•
20 Jun 2023

Elon Musk diminta mundur dari jabatan CEO Twitter dalam jajak pendapat
Indonesia
•
20 Dec 2022

Warga AS penderita Long COVID hadapi proses klaim asuransi disabilitas yang lama
Indonesia
•
28 Feb 2023

COVID-19 – Pakar kesehatan sebut berbagai faktor picu kenaikan kasus parah di Beijing
Indonesia
•
24 Dec 2022


Berita Terbaru

Langgar aturan akses bagi anak-anak, Australia selidiki 5 raksasa medsos
Indonesia
•
31 Mar 2026

Total populasi Korsel diperkirakan turun 29,9 persen per 2072
Indonesia
•
31 Mar 2026

Resensi Buku Perspektif Jurnalistik – Analisis SWOT Negara Madinah lahirkan model manajemen strategis pemerintahan universal
Indonesia
•
30 Mar 2026

Meta dan YouTube dinyatakan bertanggung jawab terkait kecanduan media sosial di AS
Indonesia
•
27 Mar 2026
