
New York Times: Upaya AS bimbing Sudan capai demokrasi berujung perang

Foto yang diabadikan pada 15 April 2023 ini menunjukkan asap mengepul di Khartoum, ibu kota Sudan. (Xinhua/Mohamed Khidir)
Kebijakan luar negeri AS untuk memperkuat demokrasi di seluruh dunia, yang menurut pandangannya bisa melemahkan para pemimpin korup dan membuat negara-negara lebih mampu berdiri tegak sebagai benteng melawan pengaruh asing, telah gagal.
New York City, AS (Xinhua) – Sudan menjadi tonggak ujian penting dalam target kebijakan luar negeri utama Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden untuk memperkuat demokrasi di seluruh dunia, yang menurut pandangannya bisa melemahkan para pemimpin korup dan membuat negara-negara lebih mampu berdiri tegak sebagai benteng melawan pengaruh asing, lansir surat kabar The New York Times (NYT) pada Rabu (3/5).Namun, "pada 23 April, para diplomat AS yang sama yang telah terlibat dalam negosiasi di Sudan tiba-tiba menutup kedutaan besar dan melarikan diri dari Khartoum dengan penerbangan helikopter rahasia malam hari ketika negara itu berpotensi terperosok ke dalam perang saudara," kata laporan NYT."Pertanyaan mendesak di inti krisis ini adalah apakah AS salah memperhitungkan sulitnya memperkenalkan demokrasi di negara yang telah lama dipimpin oleh pemerintahan militer, serta risiko bernegosiasi dengan orang-orang kuat yang berbicara tentang demokrasi namun tidak pernah mewujudkannya," tulis laporan itu.Beberapa diplomat senior AS "melakukan kesalahan dengan memanjakan para jenderal, menerima tuntutan irasional mereka, dan memperlakukan mereka sebagai aktor politik alami," kata Amgad Fareid Eltayeb, penasihat perdana menteri Sudan yang digulingkan, Abdalla Hamdok, sebagaimana dikutip."Itu memenuhi nafsu mereka akan kekuasaan dan ilusi legitimasi mereka," lanjutnya.Beberapa pekan lalu, para diplomat AS mengira Sudan berada di ambang kesepakatan terobosan yang akan memajukan transisinya dari kediktatoran militer menuju demokrasi penuh. Namun, kenyataan yang terjadi ternyata sebaliknya, dengan kegagalan kebijakan diplomasi AS di negara ini, imbuh laporan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pakistan tembak jatuh 5 jet tempur India sebagai balasan atas serangan udara
Indonesia
•
07 May 2025

Partisipasi Xi Jinping dalam KTT China-Arab pertama jadi tonggak sejarah penting
Indonesia
•
08 Dec 2022

Mesir terima 16.000 lebih warga asing yang larikan diri dari konflik Sudan
Indonesia
•
28 Apr 2023

Serangan terhadap depot minyak di Timur Tengah bisa sebabkan hujan beracun
Indonesia
•
12 Mar 2026


Berita Terbaru

Brasil bela hakim agung yang digugat perusahaan milik Trump, sebut taruhannya kedaulatan negara
Indonesia
•
06 Jun 2026

UE gelontorkan bantuan Rp2,09 triliun untuk militer Lebanon di tengah gencatan senjata yang rapuh
Indonesia
•
06 Jun 2026

Zelensky usulkan pertemuan dengan Putin, Kremlin persilakan datang ke Moskow
Indonesia
•
06 Jun 2026

Irlandia larang dua menteri Israel masuk ke negaranya demi bela Palestina
Indonesia
•
06 Jun 2026
