
Kepresidenan Palestina Tuding Israel lakukan "pembersihan etnis" di Tepi Barat

Kendaraan militer Israel terlihat dalam sebuah operasi militer Israel di Kota Jenin, Tepi Barat, pada 22 Januari 2025. (Xinhua/Nidal Eshtayeh)
Kebijakan agresif Israel di Tepi Barat telah menyebabkan terbunuhnya 29 warga, dengan ratusan lainnya terluka dan ditangkap, termasuk juga penghancuran seluruh blok permukiman di kamp Jenin dan Tulkarm, pengungsian ribuan orang, dan penghancuran infrastruktur secara besar-besaran.
Ramallah, Palestina (Xinhua/Indonesia Window) – Kepresidenan Palestina pada Senin (3/2) menuding Israel melakukan "pembersihan etnis" di Tepi Barat."Kebijakan agresif Israel di Tepi Barat telah menyebabkan terbunuhnya 29 warga, dengan ratusan lainnya terluka dan ditangkap, termasuk juga penghancuran seluruh blok permukiman di kamp Jenin dan Tulkarm, pengungsian ribuan orang, dan penghancuran infrastruktur secara besar-besaran," kata Nabil Abu Rudeineh, juru bicara kepresidenan Palestina, dalam sebuah pernyataan pers yang dirilis oleh kantor berita resmi Palestina, WAFA.Abu Rudeineh menyerukan kepada pemerintah Amerika Serikat untuk segera turun tangan "guna menghentikan agresi Israel yang sedang berlangsung terhadap rakyat dan tanah Palestina, yang akan mengakibatkan meledaknya situasi."Sejak 21 Januari, militer Israel telah melancarkan operasi skala besar yang diberi nama "Tembok Besi" (Iron Wall) di Jenin dan Tulkarm, Tepi Barat, untuk menumpas apa yang mereka sebut sebagai "kelompok-kelompok teroris" dan mempertahankan kendali militer di wilayah pendudukan itu.Pada Ahad (2/2), militer Israel mengatakan bahwa pihaknya telah memperluas operasinya ke wilayah utara Tepi Barat yang diduduki.
Warga Palestina yang mengungsi terlihat di Kota Jenin, Tepi Barat, pada 23 Januari 2025. (Xinhua/Ayman Nobani)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Korsel catat penurunan tajam penjualan produk akuatik pascapembuangan air limbah nuklir Jepang ke laut
Indonesia
•
07 Sep 2023

Tokoh Muslim dunia serukan toleransi agama saat pembukaan Islamic Center di Prancis
Indonesia
•
27 Sep 2019

Hamas sebut pembebasan tahanan Palestina jadi prasyarat lanjutkan perundingan damai Gaza
Indonesia
•
26 Feb 2025

Penyelidikan PBB pastikan jurnalis Shireen Abu Akleh dibunuh tentara Israel
Indonesia
•
24 Jun 2022


Berita Terbaru

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026

Serangan udara Arab Saudi hantam Sanaa saat Houthi klaim lancarkan serangan ke Riyadh
Indonesia
•
26 Oct 2026

Jepang tanggapi serius kebakaran besar 530.000 hektare di Mongolia yang terkait kegiatan Mobicom
Indonesia
•
27 Oct 2026
