
China serukan diakhirinya penderitaan warga Palestina

Sejumlah warga bergabung dalam operasi penyelamatan usai serangan udara Israel di kamp pengungsi Palestina Maghazi di Jalur Gaza tengah pada 31 Maret 2024. Sedikitnya 36 warga Palestina tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat serangan Israel yang dilancarkan semalaman di Jalur Gaza, kata narasumber Palestina pada Minggu (31/3). (Xinhua)
Keberlanjutan konflik di Gaza tidak dapat diterima, dan sikap acuh tak acuh terhadap pembunuhan wanita dan anak-anak di Gaza tidak dapat ditolerir.
Beijing, China (Xinhua) – China mendesak negara terkait untuk berhenti menghalangi langkah Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), dan menyerukan kepada pihak-pihak tersebut untuk memastikan akses kemanusiaan yang berkelanjutan dan tanpa hambatan guna mengakhiri penderitaan warga Palestina, seperti diungkapkan juru bicara (jubir) Kementerian Luar Negeri China pada Kamis (25/4).Jubir Wang Wenbin menyampaikan hal tersebut dalam sebuah konferensi pers harian ketika ditanya perihal bencana kemanusiaan di Gaza yang disebabkan oleh konflik Palestina-Israel yang sedang berlangsung.Mencatat bahwa jumlah korban tewas di Palestina telah melampaui 30.000 jiwa dan korban sipil baik yang tewas, terluka maupun hilang mencapai lebih dari 110.000 orang, Wang mengatakan bencana kemanusiaan yang mengerikan ini menguji kesadaran moral yang menopang peradaban manusia, dan telah mengekspos kemunafikan sejumlah negara yang mengaku "menjunjung tinggi dan melindungi hak asasi manusia.""Keberlanjutan konflik di Gaza tidak dapat diterima. Sikap acuh tak acuh terhadap pembunuhan wanita dan anak-anak di Gaza tidak dapat ditolerir. Menghentikan DK PBB dalam menciptakan gencatan senjata di Gaza tidak dapat dimaafkan," ujar Wang."Kami mendesak negara yang bersangkutan untuk berhenti menghalangi langkah DK PBB, dan menyerukan kepada pihak-pihak terkait untuk sepenuhnya menerapkan Resolusi DK PBB 2728, mewujudkan sebuah gencatan senjata tanpa syarat dan abadi, serta memastikan akses kemanusiaan yang berkelanjutan dan tanpa hambatan guna mengakhiri penderitaan yang menimpa warga Palestina dan menghentikan aib bagi peradaban umat manusia ini," ujar jubir itu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Studi: Perubahan iklim percepat krisis kemanusiaan pada 2023
Indonesia
•
14 Dec 2022

Bocah 17 tahun jadi pilot termuda yang terbang solo keliling dunia
Indonesia
•
25 Aug 2022

Pekerja migran tak wajib punya asuransi Covid untuk masuk Taiwan
Indonesia
•
26 Jul 2022

66 persen pekerja Inggris penderita Long COVID diperlakukan tidak adil
Indonesia
•
30 Mar 2023


Berita Terbaru

Meta dan YouTube dinyatakan bertanggung jawab terkait kecanduan media sosial di AS
Indonesia
•
27 Mar 2026

Menuju Olimpiade Los Angeles 2028: Atlet transgender dilarang ikut kompetisi perempuan
Indonesia
•
27 Mar 2026

Queensland di Australia akan larang anak di bawah 16 tahun kendarai perangkat ‘e-mobility’
Indonesia
•
25 Mar 2026

Badan Pengawas Obat AS tarik hampir 90.000 botol ibuprofen anak secara nasional
Indonesia
•
21 Mar 2026
