
Kapal Mengxiang bawa China ke kedalaman 5.000 meter, ini temuan dari Laut China Selatan

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan 'drone' pada April 2025 ini menunjukkan stasiun energi Deep Sea No. 1, di Provinsi Hainan, China selatan. (Xinhua/CNOOC)
Guangzhou, China (Xinhua/Indonesia Window) – Kapal pengeboran laut milik China, Mengxiang, yang berarti "Mimpi", telah mencetak rekor nasional untuk pengeboran laut dalam, meningkatkan kemampuannya hingga level 5.000 meter, setelah berhasil memperoleh sampel batuan basal dari cekungan Laut China Selatan. Demikian diungkap Kementerian Sumber Daya Alam China pada Senin (28/9).
Pencapaian ini menandai masuknya China ke jajaran terdepan internasional dalam kapasitas operasi pengeboran laut dalam, menurut kementerian tersebut.
Sampel batuan basal sepanjang 4,27 meter berhasil diekstrak dalam pelayaran tersebut melalui alat bor yang dikembangkan secara mandiri, menjadikan China sebagai negara ketiga setelah Amerika Serikat dan Jepang yang berhasil memperoleh sampel batuan keras dari cekungan laut dalam menggunakan kapal pengeboran.
Tim peneliti melakukan operasi jangka panjang dan berintensitas tinggi dengan wahana bawah laut yang dioperasikan dari jarak jauh (ROV) berbasis kapal, mengerahkan dua ROV untuk beroperasi selama total lebih dari 358 jam pada kedalaman 4.000 meter, dengan satu kali operasi berkelanjutan yang berlangsung hingga 103 jam, sehingga mencapai tingkat terdepan internasional, kata Sun Zhen, seorang peneliti di Survei Geologi Kelautan Guangzhou (GMGS) di China selatan.
Mengikuti standar Program Penemuan Laut Internasional (International Ocean Discovery Program) untuk pertama kalinya, para peneliti juga menyelesaikan pemrosesan dan analisis multiparameter di tempat (on-site) terhadap sampel-sampel tersebut, yang mencakup pengatalogan, pemotongan, pemindaian, pengujian, dan penyimpanan, sehingga menguasai kemampuan operasional proses penuh untuk pengeboran ilmiah laut di perairan sangat dalam.
Sampel dan data yang diperoleh dalam pelayaran tersebut memberikan bukti empiris yang krusial untuk mengatasi berbagai isu ilmiah inti. Temuan-temuan ini juga memiliki signifikansi besar bagi studi evolusi lingkungan laut purba di kawasan tersebut serta untuk eksplorasi dan pengembangan sumber daya energi di perairan sangat dalam, sebut para peneliti.
Sebanyak 170 peneliti dari sembilan institusi berpartisipasi dalam pelayaran tersebut, yang diselenggarakan oleh Survei Geologi China dan dilaksanakan oleh GMGS.
Kapal pengeboran laut buatan dalam negeri pertama China, Mengxiang, resmi mulai beroperasi pada 2024.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Studi ungkap hubungan ketidakseimbangan tiroid jangka panjang selama kehamilan dengan risiko autisme
Indonesia
•
02 Dec 2025

Data NASA ungkap keberadaan mantel ‘bergumpalan’ di Mars
Indonesia
•
01 Sep 2025

COVID-19 – Pejabat Saudi: Tak ada efek ‘jangka panjang' dari vaksin
Indonesia
•
13 Jun 2021

NASA tunjuk tiga perusahaan untuk bangun pangkalan bulan, empat misi diluncurkan hingga 2028
Indonesia
•
01 Jul 2026


Berita Terbaru

Bakteri berbahaya ini mampu bertahan dari disinfektan rumah sakit, ilmuwan temukan penyebabnya
Indonesia
•
30 Sep 2026

Feature – Dari 10 ribu jenis jamur, kurang dari 10 persen bisa dimakan, ilmuwan ungkap potensinya
Indonesia
•
30 Sep 2026

China ingin bangun sistem waktu geologi Mars sendiri, targetkan konsensus internasional
Indonesia
•
29 Sep 2026

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026
