
China punya lebih dari 3,5 juta BTS 5G

Orang-orang mengunjungi pameran pencapaian inovasi dalam Konferensi Internet Industri 5G + China 2023 di Wuhan, Provinsi Hubei, China tengah, pada 20 November 2023. (Xinhua/Wu Zhizun)
Jumlah stasiun pemancar 5G di China telah bertambah menjadi lebih dari 3,5 juta hingga akhir Februari 2024, sehingga memperluas penggunaan teknologi 5G di industri dan mempercepat integrasi teknologi digital serta ekonomi riil.
Beijing, China (Xinhua) – Jumlah stasiun pemancar atau base transceiver station (BTS) 5G di China telah bertambah menjadi lebih dari 3,5 juta hingga akhir Februari 2024, demikian ungkap data terbaru dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China.Dengan pertumbuhan stasiun 5G, penggunaan teknologi 5G di industri juga diperluas dan integrasi teknologi digital serta ekonomi riil dipercepat, menurut kementerian itu.Dari tambang pintar hingga pabrik dan logistik cerdas, teknologi digital diterapkan dengan cepat dan efektif di berbagai sektor. Menurut data kementerian tersebut, teknologi 5G telah diintegrasikan ke dalam 71 kategori ekonomi utama di China.
Foto dokumentasi tanpa tanggal ini memperlihatkan seorang staf yang sedang memasang peralatan di stasiun pemancar atau base transceiver station (BTS) 5G di Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan sebut pencairan gletser di Gunung Qomolangma relatif lambat
Indonesia
•
06 Jun 2023

Ilmuwan China lakukan eksperimen deteksi lapisan es di Antartika
Indonesia
•
14 Mar 2025

Apple akan gelar Worldwide Developers Conference pada Juni 2023
Indonesia
•
31 Mar 2023

Peneliti Taiwan kembangkan vaksin yang efektif untuk semua jenis flu
Indonesia
•
12 Aug 2020


Berita Terbaru

Ilmuwan temukan akselerator partikel terkuat di galaksi, energinya lampaui perkiraan
Indonesia
•
03 Aug 2026

Ilmuwan temukan gen gandum liar yang bisa hasilkan biji lebih besar dan bergizi
Indonesia
•
03 Aug 2026

Australia konfirmasi kematian massal pertama akibat flu burung H5N1
Indonesia
•
03 Aug 2026

Ilmuwan kembangkan sensor bioelektronik fleksibel untuk pantau jantung dan otak
Indonesia
•
03 Aug 2026
