
Jumlah pengungsi global catat rekor tertinggi pada 2024 di tengah meningkatnya konflik dan bencana alam

Anak-anak Palestina mengantre untuk mengambil air di dalam sebuah kamp pengungsian di wilayah pusat Gaza City pada 6 April 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Jumlah pengungsi internal (internally displaced people/IDP) di seluruh dunia mencapai rekor tertinggi, yakni 83,4 juta orang.
Jenewa, Swiss (Xinhua/Indonesia Window) – Per akhir 2024, jumlah pengungsi internal (internally displaced people/IDP) di seluruh dunia mencapai rekor tertinggi, yakni 83,4 juta orang, ungkap Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM).Menurut Laporan Global tentang Pengungsian Internal 2025 oleh Pusat Pemantauan Pengungsian Internal (Internal Displacement Monitoring Centre) yang baru dirilis, konflik dan tindak kekerasan yang sedang berlangsung masih menjadi pendorong utama terjadinya pengungsian. Per akhir 2024, sebanyak 73,5 juta orang mengungsi akibat konflik dan aksi kekerasan, menandai lonjakan sebesar 80 persen dalam enam tahun terakhir.Di Sudan, konflik memaksa 11,6 juta orang mengungsi, menjadikannya sebagai negara dengan jumlah IDP tertinggi secara global. Di Jalur Gaza, hampir seluruh penduduknya mengungsi pada akhir tahun lalu.
Sejumlah pengungsi Sudan menunggu menaiki bus untuk pulang ke Sudan di Kairo, Mesir, pada 13 April 2025. (Xinhua/Ahmed Gomaa)
Para pengungsi terlihat di Pelabuhan Nzulo, di dekat Goma, yang berada di Provinsi Kivu Utara, Republik Demokratik Kongo (RDK) bagian timur, pada 23 Januari 2025. Pertempuran yang intensif di RDK bagian timur telah memicu gelombang pengungsian baru warga sipil secara massal dan melukai sembilan personel pasukan pemelihara perdamaian, demikian ungkap juru bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 24 Januari 2025. (Xinhua/Zanem Nety Zaidi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Bandara dekat situs warisan dunia China kembali buka rute udara internasional
Indonesia
•
26 Dec 2023

Mengejar ilmu kedokteran hingga ke Swedia
Indonesia
•
20 Nov 2020

Laporan ADB: Asia dan Pasifik entaskan 2,7 miliar orang dari kerawanan air, namun degradasi ekosistem ancam progres
Indonesia
•
10 Dec 2025

Rumah sakit overkapasitas, Vanuatu minta bantuan internasional usai dilanda gempa dahsyat
Indonesia
•
24 Dec 2024


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
