
1 juta orang alami kerawanan pangan di Kenya

Seorang anak terlihat di sublokasi Kidemu di Kilifi County, Kenya, pada 23 Maret 2022. (Xinhua/Dong Jianghui)
Jumlah orang yang mengalami kerawanan pangan di Tanduk Afrika mencapai 66,7 juta. Di antara mereka, 39,1 juta berasal dari enam dari delapan negara anggota IGAD, yaitu Djibouti, Kenya, Somalia, Sudan Selatan, Sudan, dan Uganda.
Nairobi, Kenya (Xinhua/Indonesia Window) – Sedikitnya 1 juta orang di Kenya saat ini berjuang melawan kerawanan pangan dan membutuhkan bantuan kemanusiaan, menurut Otoritas Penanggulangan Kekeringan Nasional (National Drought Management Authority/NDMA) Kenya pada Senin (7/10).NDMA mengatakan dalam sebuah laporan yang dirilis di Nairobi, ibu kota Kenya, bahwa orang-orang yang terkena dampak berada di 23 dari 47 county di negara itu, yang tergolong daerah kering dan semikering.Otoritas tersebut mengamati bahwa jumlah anak berusia enam hingga 59 bulan yang memerlukan perawatan karena kekurangan gizi akut turun menjadi 760.488 pada Agustus dari 847.932 pada Februari.
Anak-anak terlihat di sublokasi Kidemu di Kilifi County, Kenya, pada 23 Maret 2022. (Xinhua/Dong Jianghui)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – AS laporkan lebih dari 100.000 kasus pada anak selama 4 pekan terakhir
Indonesia
•
08 Mar 2023

Feature – Pemuda Medan ini tinggalkan Indonesia, kini jadi bintang pariwisata di kota 'wine' China
Indonesia
•
03 Jun 2026

Hohhot di China tawarkan insentif dalam jumlah besar untuk tingkatkan angka kelahiran
Indonesia
•
15 Mar 2025

Bayi perempuan di Hong Kong dapat sumbangan jantung baru dari China Daratan
Indonesia
•
19 Dec 2022


Berita Terbaru

UNESCO tambah 25 Warisan Dunia baru, tiga situs terdampak konflik ditetapkan lewat prosedur darurat
Indonesia
•
29 Jul 2026

Stok darah O di AS tinggal kurang dari sehari, Palang Merah umumkan krisis nasional
Indonesia
•
29 Jul 2026

Kali pertama dalam 42 tahun, populasi warga negara Jepang turun di bawah 120 juta
Indonesia
•
29 Jul 2026

Feature – Dari Sungai Cisadane, tradisi perahu naga terus mengayuh lintas generasi
Indonesia
•
27 Jul 2026
