
Jet tempur buatan Turkiye lakukan uji terbang perdana

Jet tempur buatan Turkiye, KAAN, melakukan uji terbang perdana pada Rabu (21/2/2024). (Xinhua)
Jet tempur buatan Turkiye, KAAN, akan mampu melakukan pertempuran air-to-air dengan kecepatan supersonik menggunakan ruang senjata internal yang dilengkapi dengan senjata generasi baru.
Ankara, Turkiye (Xinhua) – Jet tempur buatan Turkiye, KAAN, melakukan uji terbang perdana pada Rabu (21/2), kata Industri Kedirgantaraan Turkiye (Turkish Aerospace Industries/TAI).Untuk menggantikan armada F-16 militer Turkiye yang sudah tua, produksi pesawat generasi kelima, KAAN, yang dikembangkan oleh TAI, dimulai pada 2016.Dalam pernyataan yang dirilis pada Rabu, pihak kepresidenan Turkiye mengatakan Turkiye akan menjadi satu dari lima negara di dunia yang mampu memproduksi pesawat generasi kelima dengan kehadiran KAAN.Sebelum uji terbang tersebut, pesawat itu telah menjalani serangkaian pengujian, antara lain uji kursi lontar, uji statis skala penuh, uji inersia dan statis terhadap bidang kendali, uji roda pendaratan, uji sistem avionik di laboratorium integrasi sistem, dan uji bahan bakar.KAAN dirancang untuk bekerja dengan platform-platform lain seperti kendaraan udara nirawak (unmanned aerial vehicle/UAV), pengawasan udara, sistem kontrol, dan peralatan lainnya yang dijadwalkan untuk pengadaan, demikian dilansir oleh kantor berita semiresmi Turkiye, Anadolu, pada Rabu.Jet tempur tersebut akan mampu melakukan pertempuran air-to-air dengan kecepatan supersonik menggunakan ruang senjata internal yang dilengkapi dengan senjata generasi baru, menurut kantor berita tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Tim ilmuwan kembangkan sirkuit cahaya dalam satu cip untuk aplikasi kuantum dan AI
Indonesia
•
26 May 2026

Asosiasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi China rilis daftar isu utama bidang iptek 2023
Indonesia
•
26 Oct 2023

Xiaomi luncurkan ‘smartphone’ hingga tablet baru di pasar Indonesia
Indonesia
•
05 Mar 2026

Rusia-China kerja sama pembuatan stasiun penelitian bulan
Indonesia
•
10 Mar 2021


Berita Terbaru

Peneliti di Australia kembangkan alat digital untuk deteksi efek samping serius imunoterapi kanker
Indonesia
•
18 Jun 2026

Bukan pemanis buatan! Gula langka rendah kalori ini berasal dari tebu dan bakteri
Indonesia
•
18 Jun 2026

Pecinta bawang bombai lebih jarang kena diabetes? Ini penjelasan ilmiahnya
Indonesia
•
18 Jun 2026

Tak ada sinyal? Warga Beijing kini bisa kirim SMS via satelit saat bencana
Indonesia
•
18 Jun 2026
