
Jepang amati dengan saksama situasi di Korea Selatan

Anggota parlemen dari sejumlah partai oposisi memegang berbagai poster yang menyerukan pemakzulan Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk-yeol di Majelis Nasional di Seoul, Korsel, pada 6 Desember 2024. Park Sung-joon, deputi ketua fraksi Partai Demokrat, oposisi utama berhaluan liberal, mengatakan kepada wartawan bahwa partainya berencana menggelar sidang paripurna dan melakukan pemungutan suara atas mosi pemakzulan terhadap Presiden Yoon Suk-yeol pada Sabtu (7/12) pukul 17.00 waktu setempat (...
Jepang sedang mencermati situasi di Korea Selatan (Korsel) dengan kekhawatiran yang "khusus dan serius", menyusul pengumuman darurat militer di negara tersebut.
Tokyo, Jepang (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba pada Rabu (4/12) mengatakan bahwa Jepang sedang mencermati situasi di Korea Selatan (Korsel) dengan kekhawatiran yang "khusus dan serius", menurut Kyodo News."Kami telah memantau (perkembangan) sejak deklarasi darurat militer semalam dengan kekhawatiran khusus dan serius," tutur Ishiba kepada awak media. Ishiba pun menambahkan bahwa dirinya tidak berada di posisi untuk mengomentari urusan dalam negeri Korsel."Kami tidak tahu detail pasti tentang apa yang terjadi, tetapi menyatakan darurat militer adalah masalah yang serius," tulis Kyodo News mengutip sumber dari Kementerian Luar Negeri Jepang.Situasi di Korsel mungkin sedang kisruh, dan Jepang akan memantau bagaimana situasi ini berkembang, menurut sumber tersebut.Presiden Korsel Yoon Suk-yeol pada Selasa (3/12) malam waktu setempat mengumumkan darurat militer dan mencabutnya pada Rabu pagi usai langkah tersebut ditentang oleh Majelis Nasional Korsel.Sesuai dengan konstitusi negara itu, presiden harus mencabut darurat militer apabila parlemen yang beranggotakan 300 orang menuntut pencabutan tersebut dengan mayoritas anggota parlemen memberikan suara dukungan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

PM Pakistan serukan strategi kolektif menentang Islamofobia
Indonesia
•
28 Oct 2020

Budi daya opium di Afghanistan turun 95 persen pascalarangan narkoba
Indonesia
•
06 Nov 2023

Mali, Burkina Faso, dan Niger mundur dari ECOWAS
Indonesia
•
29 Jan 2024

Bantah peringatan IAEA, presiden Iran sebut negaranya tak lakukan pengayaan uranium
Indonesia
•
17 Sep 2024


Berita Terbaru

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026

Serangan udara Arab Saudi hantam Sanaa saat Houthi klaim lancarkan serangan ke Riyadh
Indonesia
•
26 Oct 2026

Jepang tanggapi serius kebakaran besar 530.000 hektare di Mongolia yang terkait kegiatan Mobicom
Indonesia
•
27 Oct 2026
