
Jenazah seluruh 67 korban tabrakan helikopter-pesawat di Washington telah ditemukan

Para kru melakukan pencarian di lokasi ditemukannya puing-puing dari tabrakan maut di udara antara pesawat American Airlines dengan helikopter militer di Sungai Potomac dekat Bandar Udara Nasional Ronald Reagan Washington, Arlington, Virginia, Amerika Serikat, pada 1 Februari 2025. (Xinhua/Aaron Schwartz)
Jenazah seluruh 67 orang yang tewas dalam tabrakan di udara antara helikopter dengan pesawat penumpang di Washington DC pada pekan lalu telah ditemukan oleh tim penyelamat.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Jenazah seluruh 67 orang yang tewas dalam tabrakan di udara antara helikopter dengan pesawat penumpang di Washington DC pada pekan lalu telah ditemukan oleh tim penyelamat, menurut laporan media Amerika Serikat (AS) pada Selasa (4/2).Sebanyak 66 jenazah telah positif teridentifikasi, lansir ABC News mengutip pernyataan Komando Terpadu (Unified Command) AS.Komando Terpadu mengatakan para kru mereka masih bekerja untuk membersihkan puing-puing, termasuk potongan-potongan besar pesawat, dari Sungai Potomac, dan pengangkatan skala besar akan terus dilakukan hingga Selasa malam waktu setempat. Proses unloading diperkirakan akan dilakukan jika "kondisi lingkungan dan pasang surut memungkinkan" pada Rabu (5/2).Mereka menambahkan operasi selanjutnya akan beralih ke pengangkatan puing-puing helikopter Black Hawk.Sebuah jet penumpang yang membawa 64 orang di dalamnya bertabrakan dengan helikopter Angkatan Darat (AD) AS saat mendarat di Bandara Nasional Ronald Reagan Washington pada Rabu (29/1) malam waktu setempat, dan kedua pesawat tersebut jatuh ke Sungai Potomac yang membeku. Tiga tentara AD AS berada di dalam helikopter tersebut.Insiden ini merupakan kecelakaan udara paling mematikan di Washington DC sejak 1982.Penyelidikan atas kecelakaan tersebut sedang berlangsung, dipimpin oleh Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (National Transportation Safety Board/NTSB) AS.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Berkemah jadi tren yang berkembang di China
Indonesia
•
10 Oct 2022

Feature – Perjuangan pengungsi Palestina bertahan hidup di tengah gencarnya serangan Israel di Gaza
Indonesia
•
16 Oct 2024

Pelayanan bagi perguruan tinggi semakin mudah, cepat dengan SIL@T
Indonesia
•
28 Jul 2019

Pakar Spanyol pertanyakan langkah-langkah untuk larang TikTok
Indonesia
•
12 Mar 2023


Berita Terbaru

Meta dan YouTube dinyatakan bertanggung jawab terkait kecanduan media sosial di AS
Indonesia
•
27 Mar 2026

Menuju Olimpiade Los Angeles 2028: Atlet transgender dilarang ikut kompetisi perempuan
Indonesia
•
27 Mar 2026

Queensland di Australia akan larang anak di bawah 16 tahun kendarai perangkat ‘e-mobility’
Indonesia
•
25 Mar 2026

Badan Pengawas Obat AS tarik hampir 90.000 botol ibuprofen anak secara nasional
Indonesia
•
21 Mar 2026
