
China serukan negara-negara Asia-Pasifik tidak jadi ujung tombak perluasan NATO

Foto yang diabadikan pada 11 Maret 2024 ini menunjukkan upacara pengibaran bendera untuk menandai aksesi Swedia ke Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO) di kantor pusat NATO di Brussel, Belgia. (Xinhua/Zhao Dingzhe)
Jalur kerja sama Asia-Pasifik diharapkan memainkan peran konstruktif dalam menegakkan dan mendorong perdamaian, stabilitas, pembangunan, dan kesejahteraan, alih-alih menjadi ujung tombak perluasan NATO ke Asia-Pasifik.
Beijing, China (Xinhua) – China berharap negara-negara kawasan akan tetap berkomitmen pada jalur kerja sama Asia-Pasifik, dan memainkan peran konstruktif dalam menegakkan dan mendorong perdamaian, stabilitas, pembangunan, dan kesejahteraan, alih-alih menjadi ujung tombak perluasan NATO ke Asia-Pasifik, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian pada Jumat (12/7).Lin menyampaikan pernyataan tersebut sebagai respons atas pertanyaan terkait dalam sebuah konferensi pers rutin.Lin mengatakan NATO yang dipimpin Amerika Serikat, sebagai sisa-sisa Perang Dingin dan blok militer terbesar di dunia, mengeklaim sebagai aliansi pertahanan regional, namun terus meningkatkan ketegangan regional, memicu konfrontasi blok, dan membuat dalih untuk melibatkan negara-negara Asia-Pasifik. Ini telah menimbulkan kekhawatiran bagi negara-negara kawasan.Lebih lanjut dikatakan Lin bahwa Asia Timur Laut pernah dilanda perang, dan menderita akibat konfrontasi militer dan blok. Kawasan tersebut menghargai hidup berdampingan secara damai, solidaritas, dan kerja sama yang saling menguntungkan."Perdamaian, kerja sama, stabilitas, dan kesejahteraan yang kita lihat saat ini di Asia-Pasifik, termasuk Asia Timur Laut, adalah hasil dari upaya bersama negara-negara kawasan," kata juru bicara itu.Asia-Pasifik tidak membutuhkan blok militer, apalagi konfrontasi negara-negara besar atau kelompok negara-negara yang mendorong terjadinya Perang Dingin baru, imbuhnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Republik Rakyat Demokratik Korea sebut siap gunakan segala cara untuk pertahankan keamanannya
Indonesia
•
13 Feb 2025

Presiden Iran: AS lancarkan "perang tanpa akhir" untuk jarah sumber daya negara-negara lain
Indonesia
•
19 May 2025

China desak pejabat AS bijaksana tangani isu terkait Taiwan
Indonesia
•
04 Feb 2023

Jaksa ICC yang ajukan penangkapan Netanyahu dicopot dari jabatannya terkait dugaan kekerasan seksual
Indonesia
•
25 Jul 2026


Berita Terbaru

Analisis – Israel resmi izinkan pasukan internasional masuk Gaza, apa dampaknya bagi masa depan wilayah itu?
Indonesia
•
31 Jul 2026

Fokus Berita – Mengapa AS dan Arab Saudi tiba-tiba bersatu menyerang Irak? Ini yang dikhawatirkan para analis
Indonesia
•
31 Jul 2026

Mengapa badan intelijen baru Jepang memicu perdebatan? Ini yang dipersoalkan para kritikus
Indonesia
•
31 Jul 2026

Hamas setujui rencana pelucutan senjata bertahap di Gaza, gencatan senjata masuki babak baru
Indonesia
•
31 Jul 2026
