
Jalur kereta cepat Beijing-Guangzhou tangani 1,69 miliar perjalanan penumpang

Sebuah kereta cepat melaju di Jalur Kereta Cepat Beijing-Guangzhou seksi Beijing-Wuhan di Wuhan, Provinsi Hubei, China tengah, pada 20 Juni 2022. (Xinhua/Xiao Yijiu)
Jalur kereta cepat China kini mencapai sekitar 3.200 km, bergerak dengan kecepatan operasional 350 km/jam di sejumlah jalur seperti Jalur Kereta Cepat Beijing-Shanghai, Jalur Kereta Antarkota Beijing-Tianjin, dan Jalur Kereta Cepat Beijing-Zhangjiakou.
Beijing, China (Xinhua) – Sebanyak 1,69 miliar perjalanan penumpang telah dilakukan di jalur kereta cepat Beijing-Guangzhou sejak beroperasi 10 tahun lalu, tunjuk data resmi.Berkat keberadaan infrastruktur itu, waktu tempuh antara ibu kota China, Beijing, dan pusat ekonomi Guangzhou di China selatan dipangkas dari semula 40 jam lebih menjadi sekitar delapan jam.Sebagai tulang punggung jaringan jalur kereta cepat di China, jalur kereta cepat Beijing-Guangzhou sepanjang 2.298 km itu terhubung erat dengan 12 jalur kereta cepat lainnya di negara tersebut.Pada Juni tahun ini, seksi Beijing-Wuhan dari jalur moda transportasi darat tersebut meningkatkan kecepatannya dari 310 km/jam menjadi 350 km/jam, mengurangi durasi perjalanan terpendek antara Beijing dan Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei di China tengah, hingga sekitar setengah jam menjadi 3 jam dan 48 menit.
Foto dari udara yang diabadikan pada 16 Desember 2022 ini memperlihatkan sebuah kereta yang melaju di Jembatan Nanpanjiang di sepanjang Jalur Kereta Cepat Mile-Mengzi di Prefektur Otonom Etnis Hani dan Yi Honghe, Provinsi Yunnan, China barat daya. Sebuah jalur kereta cepat, yang menghubungkan Kota Mengzi dan Kota Mile di Provinsi Yunnan, China barat daya, mulai beroperasi pada Jumat (16/12/2022). Dengan kecepatan yang dirancang hingga 250 kilometer per jam, jalur kereta baru ini memangkas waktu tempuh antara Mengzi dan Kunming, ibu kota Provinsi Yunnan, menjadi 69 menit. (Xinhua/Wang Guansen)
Foto dari udara yang diabadikan pada 19 September 2021 ini menunjukkan rangkaian kereta melintas di sebuah seksi jalur kereta cepat Harbin-Dalian di Dehui, Provinsi Jilin, China timur laut. (Xinhua/China Railway Shenyang Bureau/Huo Chunguang)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pakar Jepang sebut keterbukaan China dorong pemulihan ekonomi global
Indonesia
•
17 Apr 2023

Café sebagai gaya hidup generasi Z buka peluang bagi Indonesia
Indonesia
•
22 Nov 2021

Brunei luncurkan rute pengiriman peti kemas langsung pertama ke China
Indonesia
•
11 Jul 2023

Trump sebut tarif 25 persen untuk Meksiko dan Kanada mulai berlaku pada 4 Maret
Indonesia
•
04 Mar 2025


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
